Calon Rektor Diperiksa PPATK, Pilrek UHO Kendari Terancam Mulur

Bacakan

Kendari, inilahsultra.com – Tiga calon rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang akan maju pada Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tahap kedua sedang diperiksa Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Ketiganya adalah Prof Buyung Sarita, Dr Muhammad Zamrun F, dan Prof La Sara.

Pemeriksaan PPATK terhadap tiga calon pemimpin universitas terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut dimaksudkan untuk mengetahui harta kekayaan dan rekam jejak calon.

-Advertisement-

“Saat ini PPATK sedang bekerja melakukan pemeriksaan, untuk memastikan bahwa para calon rektor tidak bermasalah kaitannya dengan harta kekayaannya,” ungkap Ketua Senat UHO Kendari, Dr Aminuddin Mane Kandari, saat ditemui di kampus pascasarjana UHO Kendari, Selasa (21/03/2017).

Dosen pascasarjana UHO Kendari ini menjelaskan, dengan adanya kegiatan pemeriksaan yang dilakukan PPATK maka pihaknya belum dapat memastikan jadwal pelaksanaan Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO Kendari tahap kedua. Jadwal Pilrek UHO akan dipastikan setelah PPATK melaksanakan tugasnya.

Sejatinya, Pilrek UHO Kendari dengan melibatkan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dijadwalkan pada Kamis (23/03/2017). Namun, Aminuddin memprediksi, jadwal itu akan mulur menunggu hasil pemeriksaan PPATK.

Menurutnya, hasil pemeriksaan PPATK akan disampaikan kepada Kemenristekdikti untuk dijadikan bahan pertimbangan apakah Pilrek UHO Kendari akan dilanjutkan atau tidak.

“Konsederan undangan untuk disampaikan kepada masing-masing anggota senat sudah jadi, tinggal di-print out. Kalau Kemenristekdikti memerintahkan untuk segera dilaksanakan, kita sebar undangan. Tapi sampai saat ini belum ada petunjuk dari Kemenristekdikti,” ungkapnya.

Menurut Aminuddin, pelaksanaan Pilrek UHO Kendari tahap kedua bergantung pada hasil pemeriksaan PPATK. Apabila dari hasil pemeriksaan PPATK ditemukan ada calon rektor bermasalah maka secara otomatis dicoret dan tahapan Pilrek akan diulang dari awal lagi.

“Tapi mudah-mudahan tidak ada masalah supaya hajatan ini cepat  selesai. Kita sudah capek juga urus Pilrek ini,” katanya.

Aminuddin melanjutkan, jika dari hasil pemeriksaan PPATK tidak ada masalah maka pihaknya tinggal menunggu instruksi Kemeristekdikti untuk melaksanakan Pilrek UHO tahap kedua.

Kata dia, pada Pilrek tahap kedua nanti, seluruh anggota senat sebanyak 101 orang akan kembali menyalurkan hak suaranya untuk memilih salah satu dari dari tiga calon rektor, termasuk Menristekdikti yang memiliki hak pilih 35 persen suara.

“Semua calon masih memiliki peluang yang sama untuk terpilih. Hasil pemilihan tahap pertama kemarin bukan jaminan untuk menang, karena bisa saja 35 persen suara menteri akan diberikan secara keseluruhan kepada calon yang paling sedikit suaranya, atau kepada calon terbanyak kedua, atau bisa saja juga kepada peraih suara terbanyak kemarin, atau mungkin saja terdistribusi rata kepada ketinganya,” tutupnya.

Editor: Jumaddin Arif

Facebook Comments