
Kendari, Inilahsultra.com- Tim sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) tingkat Provinsi Sultra dinilai masih loyo dan di luar espektasi. Penilaian ini pernah diungkapkan Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Aksah beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Lukman Abunawas menjawab santai. Menurut dia, saber pungli belum lama terbentuk.
“Kan baru awal, saya kira tim saber pungli daerah sudah menangkap secara langsung yang bermain,” ungkapnya, Senin, 17 April 2017.
Menurut dia, polisi juga aktif dalam memberantas pungli.
“Kan jalan dan ada scedule memantau dan menindak tegas pelaku,” ujarnya.
Dia membantah, loyonya pemberantasan pungli di tingkat provinsi terkait dengan kurangnya anggaran.
“Tidak juga (kekurangan anggaran). Saber pungli ini terpadu. Di provinsi terkait inspektorat kan,” katanya.
Dia mengakui, saber pungli di tingkat provinsi belum ada alokasi anggaran dalam APBD.
“Sementara dipikirkan anggarannya kemungkinan masuk APBD Perubahan,” tuturnya.
Sebagai Sekda, mantan Bupati Konawe dua periode ini mendukung pemberantasan pungli dan dirinya juga masuk di dalamnya sebagai anggota tim.
“Semua SKPD waspadai dan jangan main-main terlebih menyuap dan menggunakan anggaran tidak pada posnya,” pungkasnya.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Rido




