Kendari, Inilahsultra.com – Sidang paripurna reposisi alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra tiba-tiba tegang. Rasyid Syawal mengajukan protes atas keputusan pimpinan dewan yang tidak memasukkan namanya dalam struktur badan anggaran.
Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh diawali dengan pembacaan struktur baru alat kelengkapan yang baru saja diputuskan berdasarkan usul fraksi masing-masing.
Usai Kabag Humas, Protokoler dan Persidangan DPRD Sultra Robert Piter Ratu membacakan surat keputusan, Rasyid mengajukan protes.
Menurut dia, kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebelumnya tidak masuk dalam alat kelengkapan banggar. Untuk itu, dirinya meminta agar keputusan ini ditinjau kembali.
“Saya minta maaf, apakah saya salah dengar atau bagaimana, tapi kenapa PPP tidak masuk dalam Banggar,” ungkapnya.
PPP di DPRD Sultra, tergabung dalam fraksi PAN Kebangkitan dan Persatuan yang terdiri dari Partai Amanat Nasional, PKB dan PPP.
Menurut Rasyid, bila PPP tidak dimasukkan dalam alat kelengkapan yang sangat penting itu, maka hal itu sebagai bentuk pelecehan terhadap partai kakbah. “PPP sangat terlecehkan dan saya tidak terima,” tekannya dengan nada tinggi.
Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh mencoba meredakan emosi Rasyid. Menurut dia, akan segera dilakukan revisi atas keputusan itu dan kembali memasukan Rasyid dalam banggar. “Pak Rasyid Syawal masuk panitia anggaran,” ujarnya.
Namun, Rasyid tetap mengajukan protes. Menurut dia, bukan karena dirinya tidak masuk dalam banggar yang memantik dirinya mengajukan interupsi. Menurutnya, harus ada asas kebersamaan dan proporsionalitas dalam menempatkan anggota dewan di banggar.
“Reposisi ini harusnya berbanding terbalik dengan sebaliknya. Bukan karena kompetensinya. Bicara kompetensi, apa kelebihannya yang lain?” tegasnya.
Abdurrahman kembali mencoba menenangkan Rasyid dengan melafalkan beberapa ayat Alquran dan berjanji akan memasukkan kembali Rasyid dalam Badan Anggaran DPRD Sultra.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif




