Basarnas Kendari Evakuasi Tiga Pegawai BPBD Sultra Korban Gempa

Kendari, Inilahsultra.com – Puluhan pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) tiba-tiba berlarian ke luar ruangan menuju halaman kantor, Selasa (26/4/2017).

Pemandangan ini terlihat ketika bunyi sirine tanda adanya bencana gempa bumi 5,3 skala richer yang memporak-porandakan kantor BPBD Sultra. Akibatnya, tiga pegawai harus dievakuasi tim gabungan BPBD Sultra dan Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Kendari.

Satu di antaranya mengalami luka parah akibat tertindis reruntuhan bangunan. Kala itu korban sedang memarkir mobil tepat di samping kantor, sehingga korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

-Advertisement-

Dua lainnya yang terjebak dalam ruangan kantor. Satu korban dievakuasi lewat jendela karena berada di lantai dua. Untungnya tiga korban masih dalam keadaan selamat.

Suasana ini berlangsung dalam acara simulasi evakuasi mandiri bumi yang dilaksanakan BPBD Sultra. Basarnas Kendari diundang untuk bertindak sebagai instruktur simulasi.

Kepala Pelaksana BPBD Sultra Boy Ihwansyah mengatakan, simulasi tersebut digelar dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana nasional 2017 yang jatuh setiap tanggal 26 April.

“Setiap daerah baik provinsi, kabupaten, dan kota harus melaksanakan simulasi serentak setiap tanggal 26 April. Alasan dipilihnya 26 April karena sebagai tanggal ditetapkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Pembentukan BNPB dan BPBD,” terang Boy saat ditemui usai acara simulasi.

Menurut dia, pelatihan merupakan elemen yang sangat penting untuk membangun kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Sehingga, dialakukan latihan evakuasi mandiri bencana gempa bumi.

Boy menambahkan, simulasi sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

“Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat kepada kita semua agar setiap orang dapat memahami risiko, mampu mengelola ancaman, dan pada akhir yang berkontribusi dalam mendorong ketangguhan masyarakat dari ancaman bahaya bencana,” tuntas Boy.

Reporter: La Ode Kasman Angkosono
Editor     : Jumaddin Arif

Facebook Comments