Gubernur : Kerusakan Hutan Salah Satu Penyebab Banjir di Sultra

622

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam tak menampik bila kerusakan hutan menjadi salah satu penyumbang terjadinya banjir di beberapa kabupaten di Sultra.

Ditemui saat memantau banjir di sekitaran Sungai Wanggu, Minggu, 14 Mei 2017, Gubernur Sultra dua periode ini menyebut, perambahan hutan menjadi salah satu penyebab banjir.

- Advertisement -

“Pasti ada hubungannya, (banjir) dan perambahan hutan yang tidak terkendali,” ungkap Nur Alam.

Menurut dia, perambahan hutan yang tidak terkendali dapat mengurangi fungsi hutan sebagai daerah serapan dan penahan bencana banjir.

“Fungsi tahanan kurang. Hujan tinggi, daya serap kurang, sehingga air meluber ke mana-mana,” jelasnya.

Dia juga menyebut, tingginya curah hujan dan volume air tidak mampu ditampung oleh sistem drainase di Kota Kendari. Untuk itu, kata dia, dua hal yang harus dilakukan oleh para pihak.

Yakni, penyelamatan nyawa korban banjir dalam bentuk evakuasi dan melakukan normalisasi di sekitaran sungai.

“Kita ingin lakukan langkah normalisasi kaliwanggu. Bantaran kali sendiri volume air melebihi. Sehingga, rembesan air kiri kanan alur kali meningkat dan perumahan sekitar menjadi tergenang. Kalau situasi ini terus meningkat, maka permukaan air akan terus mengalami ketinggian,” tuturnya

Reporter: La Ode Pandi Sartiman

Editor: Rido

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Pemkab Wakatobi Salurkan Bantuan pada Korban Banjir di Konawe dan Konawe Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here