Tim SAR Kendari saat melakukan pencarian korban. (IST/Inilahsultra)
Kendari, Inilahsultra.com – Hilang sejak lima hari yang lalu, seorang nelayan di Kolaka Utara (Kolut) Muhamadiah (48) ditemukan meninggal dunia.
Humas Kantor Search and Rescue (SAR) Kendari Wahyudi mengaku, pada pukul 09.00 Wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban Muhamadiah dalam keadaan Meninggal Dunia diantara perairan Wotu dan perairan Tolala pada titik koordinat 3 00′ 49″S – 120 56′ 58″E.
“Korban dievakuasi ke Kecamatan Wotu Kabupaten Luwuk Timur dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Wahyudi, Sabtu, 20 Mei 2017, melalui pesan telegramnya.
Dengan ditemukannya korban maka operasi terhadap satu orang nelayan hilang di perairan Tolala dinyatakan selesai dan ditutup.
“Unsur yg terlibat dalam pencarian korban adalah Polsek Wotu, Polsek Tolala, BPBD Luwuk Timur, BPBD Wotu, SAR Malili, SAR USN Kolaka dan kapal nelayan setempat,” bebernya.
Sebelumnya, SAR Kendari menerima info dari kantor SAR Makassar yang mendapat info dari Salim anggota PMI Luwuk Timur bahwa pada pukul 04.00 Wita dua orang nelayan dengan menggunakan Longboat atas nama Muhamadiah dan anaknya Rafli (23) dalam perjalanan pulang melaut di perairan Tolala Kolaka Utara.
Saat itu, Rafli tertidur di perahu. Namun, ketika terbangun ayahnya sudah tidak berada di atas perahu mereka.
Diduga, korban meninggal karena terjatuh dari perahunya dan tenggelam di Perarian Tolala Kolaka Utara
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Rido




