Rapat Paripurna HUT Muna ke-58, Rusman Emba Beber Arah Pembangunannya

Bupati Muna, LM Rusman Emba saat memberikan sambutan pada acara rapat Paripurna HUT Muna Ke-58 di Aula gedung DPRD Muna

Raha, Inilahsultra.com-Kabupaten Muna terus bergeliat membangun melalui berbagai sektor, misalnya saja, sektor Pariwisata,Pertanian dan Peternakan, dan berbagai potensi lainnya. Berbagai arah pembangunan telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bupati Muna, LM Rusman Emba, Senin 3 Juli 2017 ketika memberikan sambutan pada acara rapat Paripurna HUT Muna Ke-58 yang jatuh pada Selasa, 4 Juli 2017 besok mengatakan, perjalanan pemerintahan dan pembangunan kabupaten Muna secara perlahan mengalami geliat kemajuan walau masih banyak kondisi dan permasalahan yang muncul secara langsung maupun tidak langsung terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

-Advertisement-

“Muna sesungguhnya punya potensi bila dibandingkan kabupaten lain. Keunggulan tersebut meliputi kekayaan sumber dalam alam, SDM, letak geografis yang strategis dan modal sosial,” katanya.

Aksebilitas daerah, tambah mantan anggota DPD RI ini terus diupayakan dengan menjalin kerjasama dengan PT (Persero) Garuda Indonesia. Bentuknya membuka rute penerbangan Raha-Makassar. “Jika tak terkendala penerbangannya sudah dinikmati satu bulan kedepan,’ akunya.

Begitupula penyeberangan Fery Raha-Pure juga terus dilakukan. Tahun 2018 Rute penyeberangan sudah dapat dinikmati.

“Pembangunan pariwisata. Sektor ini menjadi penting karena dengan pariwisata Muna dapat dikenal dengan potensi keindahan alam, budaya maupun keramahan masyarakat. Dengan begitu daya tarik daerah menjadi kuat. Hal ini juga memudahkan Pemda untuk meyakinkan pemerintah pusat dan investor bahwa Muna punya surga tersembunyi di Kawasan Timur Indonesia. Tagline Mai Te Wuna yang menjadi viral di media sosial telah mendorong banyak pihak berkunjung. Mulai dari pejabat pemerintah dan televisi nasional,” ungkapnya.

Pembangunan sektor pertanian dan peternakan merupakan upaya Pemda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pada tahun 2017 Pemda mencanangkan gerakan penanaman jagung seluas 30.000 Ha. Bekerjasama dengan kementrian pertanian dan TNI. Perkebukan tebu juga sedang diupayakan realisasinya di Kecamatan Kontukowuna dan Kabawo. Perkebunan tebu menjadi investasi yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

“Pengembangan kawasan perkotaan. Kecamatan Katobu dan Batalaiworu tidak dapat lagi dijadikan pusat kawasan perkotaan. Pembangunannya harus berkembang di kecamatan sekitarnya. Diantaranya Kecamatan Duruka, Loghia dan Lasalepa. Kepadatan penduduk dan kebutuhan ruang baru untuk industri serta perdagangan maupun jasa mengharuskan Pemda melakukan pembangunan Kota Baru”lanjutnya.

Target Pemda Muna angka pengangguran harus mampu diturunkan dalam tempo tiga tahun kedepan dari 2017 sampai 2019. Tahun 2015 pengangguran sebesar 5, 07%. Tahun 2019 diharap bisa turun. Pemda yakin bisa turun melalui sektor unggulan pertanian, peternaka, perikanan, pariwisata dan jasa. Angka kemiskinan Muna tahun 2014 sebesar 41. 320 atau 14, 46% .

Sementara itu, ketua DPRD Muna Mukmin Naini mengungkapkan, Kabupaten Muna yang memasuki usia ke-58 di bawah kepemimpinan Rusman-Malik diharapkan lebih cepat perkembangan pembangunannya. Minimal, adanya peningkatan opini pemeriksaan BPK perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) ke Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Muna melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat maupun mampu berdaya saing di wilayah Sultra,” katanya.

Mukmin menambahkan, DPRD bersama Pemda Muna telah menetapkan peraturan daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016-2021, selain itu telah melahirkan peraturan daerah 6 peraturan, 10 keputusan, 3 putusan pimpinan DPRD, hingga menerima aduan sebanyak 103.

“Mari bergerak maju kedepan bersama kita bisa, abaikan perbedaan dan kokohkan persamaan,” harapnya.

Rapat Paripurna dilaksanakan di Aulah rapat DPRD, mengangkat tema “Dengan semangat hari ulang tahun Kabupaten Muna Ke-58 kita tingkatkan kinerja dan daya saing untuk mewujudkan masyarakat yang kuat dan mandiri”, ikut dihadiri Wakil Bupati Muna, Abdul Malik Ditu, wakil ketua DPRD La Ode Muhammad Arwin, daN Diyrun, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Reporter : Iman
Editor     : Rido

Facebook Comments