Terkait Dugaan Plagiat : HMI Cabang Kendari Tuntut Rektor Terpilih Mundur, UHO Bentuk Tim

?
Bacakan

HMI Cabang Kendari melakukan demo di Rektorat Universitas Halu Oleo Kendari Sultra

Kendari, Inilahsultra.com- Puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari melakukan demo di Rektorat Universitas Halu Oleo Kendari Sultra pada selasa, 4, juni, 2017.

-Advertisement-

Aksi yang di pimpin oleh La Ode Abdul Jabar ketua bidang PTKP, meminta kepada rektor terpilih Dr. Muhammad Zamrun Firihu, M.Si, M.Sc., untuk benar-benar mengakui bahwa benar melakukan Plagiat karya tulis ilmiah sebagai syarat mendapatkan gelar doktor. Atas dasar tersebut, ia dituntut untuk mundur dari jabatanya di Universitas Halu Oleo sebagai Rektor terpilih Periode 2017-2021,

“Rektor terpilih Muhammad Zamrun Farihu di duga melakukan plagiat karya ilmiah demi mendapatkan gelar doktor,” kata La Ode Abdul Jabar saat berorasi.

Dia juga meminta kepada Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan untuk mengusut tuntas tindakan dugaan plagiat karya tulis ilmiah, dan melakukan penundaan pelantikan Dr. Muhammad Zamrun Firihu, M.Si, M.Sc sebagai rektor Universitas Halu oleo.

“Kementerian untuk mengusut tuntas dugaan tindakan plagiat tersebut, supaya ada kebenaran secara sah,” pintahnya.

Selain itu, La Ode Abdul Jabar juga mengharapkan kepada Polda Sulawesi Tenggara untuk mengusut tuntas dugaan tindakan plagiat oleh Rektor terpilih dan meminta DPRD Provinsi Sultra melakukan dengar pendapat terkait dugaan plagiat karya ilmiah tersebut.

Puluhan mahasiswa berjanji akan terus melakukan aksi atau demo sampai mendapat penjelasan dan kebenaran terkait kasus itu.

Sementara itu pihak UHO, mengakui telah melakukan langkah-langkah menanggapi hal tersebut. Dengan membentuk tim pemeriksa dari UI, ITB dan UNDIP, dan orang-orang sesuai bidang ilmunya untuk memeriksa berkas-berkas dianggap poligasi.

“Pak rektor sudah bentuk tim. Tim ini akan segera bekerja dan hasilnya akan di sampaikan kepada pak rektor,” kata Ketua panitia pemilihan rektor, Hilaluddin Hanafi di temui direktorat UHO, Selasa 4 Juni 2017.

Wakil Rektor II itu mengatakan semua hasil dari pemeriksaan tim akan diberikan kepada kementerian untuk menetukan benar atau tidak dugaan plagiat ini, kemudian di kembalikan kepada Pak rektor untuk di laporkan diberbagai pihak dan instansi.

“Kementerian akan menerima hasil dari tim, dan akan menentukan apa benar atau tidak plagiat tersebut. Dengan adanya dugaan ini, kami panitia juga masihmenunggu SK pelantikan rektor terpilih dari kementerian,” akunya.

Reporter : Haerun
Editor      : Rido

Facebook Comments