Pemilik Kapal KM Muda Jaya III Mengaku Kehilangan Kontak Sejak 28 Juni

Kapolres Buton AKBP Andi Herman bersama pemilik kapal KM Muda Jaya III Abdul Rahman saat melihat langsung bangkai kapal, Senin, 17 Juli 2017.


Pasarwajo, Inilahsultra.com – Pemilik kapal KM Muda Jaya III Abdul Rahman melihat langsung bangkai kapal yang ditemukan tenggelam di Perairan Buton sejak pekan lalu. Dia datang langsung dari Jakarta ke Buton, Senin, 17 Juli 2017.

Abdul Rahman menceritakan, KM Muda Jaya III bertolak sejak tanggal 16 Juni 2017 lalu. Terakhir komunikasi dengan awak kapal pada 28 Juni 2017. Setelah itu tak ada lagi komunikasi. Padahal, biasanya setiap hari awak kapal memberi kabar terkait keberadaannya.

-Advertisement-

“Kapal bertolak dari Muara Angke menuju Dobo untuk mencari Cumi-cumi. Biasanya saat berlayar 15 hari sudah tiba ditempat tujuan,” katanya.

Setelah lepas kontak tanggal 28 Juni itu, sedianya kapal tiba di Dobo sekitar tanggal 1 Juli. Namun hingga kini tidak ada kabar dari awak kapal. Kabar tenggelamnya kapal didengar dari informasi televisi, bukan dari ABK.

Abdul Rahman berharap, anak buah kapal (ABK) yang belum diketahui kabarnya bisa selamat. Sehingga keluarga korban tidak was-was lagi.

“ABK ada 17 orang, dan belum ada satupun yang diketahui keberadaanya hingga saat ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, nahkoda dan ABK kapal sudah cukup berpengalaman. Mereka sudah sering melakukan pelayaran. Makanya, kehilangan kontak dengan seluruh awak kapal cukup mengagetkan.

“ABK semua orang yang berpengalaman bukan baru kali ini berlayar. Biasanya dilautan hingga 10 bulan baru akhirnya kembali lagi ke daratan,” tuturnya.

Reporter: Nia
Editor: Herianto

Facebook Comments