
Rektor UHO Kendari Muhammad Zamrun (Kiri) bersama pimpinan KPK La Ode Muhammad Sarif (Kanan).
Kendari, Inilahsultra.com – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Muhamad Zamrun menegaskan, dalam suatu organisasi perlu ada penyegaran dan restrukturisasi pejabat. Kondisi itu merupakan suatu hal yang wajar dilakukan seorang pemimpin.
Penegasan itu disampaikan Muhammad Zamrun saat melantik 147 dosen dan 60 pejabat struktural lingkup UHO Kendari, Selasa, 1 Agustus 2017.
Menurut Zamrun, selama hampir dua tahun UHO belum ada pergantian pejabat. Makanya, dengan pelantikan tersebut bisa menjadi tonggak untuk bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fugsinya.
“Mudah-mudahan mereka bisa bekerja menjadi satu tim sehingga UHO bisa bergerak lagi untuk menjadi universitas terbaik,” harap Zamrun.
Zamrun menambahkan, pejabat yang dilantik tidak begitu saja dilakukan. Semua melalui pertimbangan yang baik sesuai aturan dan kompetensinya masing-masing. Utamanya wakil rektor dan dekan.
“Kalau semua orang jadi pejabat, penjenjangan itu nanti tidak berjalan. Ini sesuai jenjang dan tahap kepangkatannya masing-masing,” katanya.
Zamrun menegaskan, pergantian pejabat UHO tidak ada kaitannya dengan momen pemilihan rektor yang lalu.
“Jangan beranggapan bahwa menonjobkan bukan pendukung dan melantik pendukung itu. Nda usahlah kita berpikiran begitu. Karena semuanya kita warga UHO siap sedia kapan saja diberi amanah, dan bisa bekerja demi kemakmuran Universitas Halu Oleo,” jelasnya.
Diketahui, Muhammad Zamrun melantik sejumlah wakil rektor. Diantaranya, Dr La Hamimu (Wakil Rektor I), Prof Dr Weka Widayati (Wakil Rektor II), Dr Nur Arafah (Wakil Rektor III), dan Dr Armid (Wakil Rektor IV).
Selain itu, Zamrun juga melantik 147 dosen tambahan dan 60 pejabat struktural.
Reporter: Haerun
Editor: Herianto




