Tak Ikut Pemaparan Visi Misi, Balon Akan Dicoret di Demokrat Sultra

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muh Endang SA

Kendari, Inilahsultra.com – Bakal calom Gubernur Sultra yang sudah mendaftar di Partai Demokrat diwajibkan untuk mengikuti visi misi digelar Partai Demokrat di Baubau, Sabtu 5 Juli 2017.

Bila tak ikut, panitia penjaringan akan mencoret balon tersebut dari daftar perebutan pintu Demokrat.

-Advertisement-

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muh Endang SA mengatakan, dalam menghadapi debat kandidat balon gubernur dan wakil gubernur di Baubau, pihaknya telah siap.

Endang mengaku, pihaknya telah mengkonfirmasi kepada semua kandidat untuk dapat mengikuti pemaparan visi misi dan debat kandidat ini. Menurut dia, hadir di acara debat adalah salah satu persyaratan di Demokrat.

“Kami sudah berkomunikasi dengan mereka semua, dan mereka telah siap. Namun satu calon belum ada kepastian yaitu Hj Tina Nur Alam ini belum pasti ikut dalam kegiatan ini,” kata Endang Rabu, 2 Agustus 2017.

Endang menegaskan, kandidat yang tidak mengikuti proses pemaparan visi misi atau debat yang dilaksnakan di Baubau, pihaknya akan merekomendasikan ke DPP untuk dicoret dari Demokrat.
“Kami DPD akan mengirim rekomendasi ke DPP untuk mencoret calon yang tidak ikut, jadi kalau DPP sudah mencoret itu tidak ada lagi kebijakan untuk memberikan kesempatan pada calon,” tegasnya.

Endang menyebut, pihaknya sudah mengajukan izin di polres untuk mengamankan proses jalannya kegiatan debat. Pengamanan ini dianggap perlu karena banyaknya tim-tim dari masing-masing kandidat yang hadir, termasuk masyarakat yang menyaksiakan kegiatan itu.

“Tentu kami akan mempersiapkan keamanan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kita semua, jelas kalau itu kita sudah tahu,” jelasnya.

Dalam debat nanti, panitia akan menilai seluruh balon. Penilaian akan dilakukan dua versi yaitu penilaian eksternal dan internal. Eksternal akan dilibatkan publik di like facebook, dan RRI sedangkan penilaian internal oleh para akademisi seperti penguasaan materi, penampilan, progresnya dan jawaban untuk menjawab pertanyaan.

“Kami beri waktu pertama 3 menit, dari semua kandidat untuk memaparkan tentang program mereka untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kemudian 3 menit kedua kami berikan untuk pemaparan program mereka untuk meningkatkan kemakmuran rakyat Sultra, setelah itu pendalaman dari pakar akademisi, kemudian saling bertanya para kandiadat,” jelasnya.

Reporter : Haerun

Editor     : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments