Luas Jalan di Kota Kendari Sudah Tak Mampu Tampung Kendaraan

1173
 

Salah satu ruas jalan di Kota Kendari yang kerap terjadi kemacetan. (Pandi/Inilahsultra.com)


Kendari, Inilahsultra.com – Luas jalan di Kota Kendari sudah tak mampu lagi menampung kendaraan yang beroperasi. Akibatnya, kemacetan di ibu kota Provinsi Sultra ini tak terhindarkan. Di beberapa jalan utama, disesaki kendaraan.

- Advertisement -

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari sudah melakukan penghitungan terkait perbandingan panjang jalan dan jumlah kendaraan yang beroperasi di kota peraih sembilan kali gelar Adipura ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Kendari Ali Aksah menyebut, dalam kurun delapan tahun terakhir, jumlah kendaraan yang beroperasi mengalami peningkatan 100 persen. Untuk roda empat, diperkirakan mencapai 4 ribu unit. Sedangkan roda dua tercatat menembus angkat 100 ribu unit.

“Peningkatan 100 persen dari delapan tahun lalu,” ungkap Ali Aksah kepada Inilahsultra.com beberapa waktu lalu.
Dia menyebut, sewaktu dirinya menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari pada 2010 lalu, pernah dihitung jumlah lintasan rata-rata. Tercatat, sebanyak 4 ribu kendaraan yang melintas di jalan utama dalam satu tahun.

“Dulu hanya 4 ribu (dalam satu tahun), sekarang sudah capai 16 ribu dari tujuh terakhir. Terjadi peningkatan luar biasa karena adanya pembangunan di beberapa daerah cukup pesat. Kita juga pernah mencatat di salah satu tempat penjualan mobil, pada Tahun 2007 sampai 2009, kendaraan yang terjual dalam satu tahun mencapai 3 ribu unit,” bebernya.

Secara rinci, jalan di Kota Kendari mulai jalan nasional, provinsi hingga kota memiliki panjang 430 kilometer. Namun, yang dominan dilewati hanya 130 kilometer.

Bila 4 ribu kendaraan tersebut, tumpah ruah bersamaan di ruas jalan sepanjang 130 kilometer, maka dipastikan Kendari akan macet. Karena, jumlah kendaraan baik roda empat dan roda dua sudah mencapai 100 ribu lebih.

“Kalau kendaraan muncul semua di jalan, maka akan macet. Pada 2013 lalu, waktu malam tahun baru, jalan sepanjang 150 kilometer mengalami stagnan. Karena jalan dipenuhi semua. Bayangkan, jalan hanya 150 kilometer dipenuhi oleh 100 ribu lebih kendaraan. Yah pasti macet lah,” jelasnya.

Untuk mengurai kemacetan itu, Pemkot Kendari telah merancang berbagai rekayasa lalu lintas. Mulai dari pembangunan jalan lingkar atau euter ring road hingga pelebaran jalan.

“Kita harus banyak buat jalan baru. Kita sekarang lagi buat ring road, lalu dihubungkan dengan pusat pertumbuhan dalam kota. Kita akan buat jaringan jalan yang ke depan bisa membagi pemerataan penduduk dan pemukiman,” bebernya.

Masyarakat Kota Kendari, sebut dia, masih oritentasi membangun pemukiman di sekitaran Kecamatan Kendari, Kendari Barat dan Mandonga.

Dengan adanya jalan baru, maka akan ada penyebaran pemukiman dan turut mengurai kemacetan dalam kota.

“Kita juga buat jalan menjadi lebar dari enam menjadi tujuh meter hingga sembilan meter. Akan dibuat juga jaringan jalan jalur transportasi bersifat masal,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...