Salah seorang jemaah calon haji Kota Kendari kategori lansia saat dibantu menaiki tangga untuk masuk dalam bus.
Kendari, Inilahsultra.com – Tercatat sebanyak 657 jemaah calon haji asal Kota Kendari telah diberangkatkan ke Baitullah, Mekkah, melalui embarkasi haji Makassar.
Jemaah calon haji Kendari terbagi dua kelompok terbang (Kloter), kloter 19 sebanyak 434 orang dan kloter 20 sebanyak 223 orang. Semuanya telah diberangkatkan dalam dua gelombang pemberangkatan, yakni Jumat 11 Agustus dan Minggu 13 Agustus 2017.
Khusus kloter 20, jemaah didominasi wanita 151 orang dan 72 laki-laki. Lima orang diantaranya adalah lanjut usia yang berusia sekitar 80 tahun.
Seksi Penyelengaran Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kota Kendari, Abdul Latif menjelaskan, jemaah lansia diberikan perhatian khusus, mulai dari pemberangkatan sampai selama
prosesi pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Pemeriksaan kesehatan, kata Abdul Azis, intens dilakukan, termasuk jemaah lainnya. Pemeriksaan kesehatan semua jemaah haji diberikan perlakuan sama.
Yang membedakan, lanjut dia, pas masuk embarkasi, pihak kesehatan memberikan nama-nama yang kategorikan lansia, termasuk jemaah yang berisiko tinggi.
“Berisiko tinggi itu, jemaah yang tidak memungkinkan dan sempat mendapat perawatan. Itu akan kami laporkan,” jelsanya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap para lansia selama perjalanan maupun di Tanah Suci, mereka akan didampingi oleh ketua kloter dan dari kesehatan.
“Kami sudah siapkan semua data lansia maupun bukan lansia untuk diserahkan di embarkasi, dan itu sudah menjadi tanggung jawab embarkasi,” jelasnya.
Menurut Abdul Azis, sejauh ini kondisi jemaah masih dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. “Semoga mereka bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar, dan kembali ke tanah air dengan selamat,” harapnya.
Penulis: Haerun
Editor : Jumaddin Arif




