Debat di Demokrat, Asrun Ditanya soal Kekerasan Perempuan

Debat kandidat di Partai Demokrat Sultra, Senin, 21 Agustus 2017.


Kendari, Inilahsultra.com – Bakal Calon Gubernur Sultra Asrun diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang dibuat panelis Partai Demokrat Sultra.

Ternyata, pertanyaan yang harus dijawab Wali Kota Kendari itu seputar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

-Advertisement-

Asrun menjawab apa adanya. Salah satu program yang tengah dijalankan dalam pemerintahannya saat ini adalah membangun semacam pemahaman tentang anak dan perempuan.

Salah satu program yang disampaikan Asrun adalah pembinaan anak jalanan.

“Kalau ada anak jalanan kita ambil, dibina,” ungkapnya, di Grand Clarion Hotel Kendari, Senin 21 Agustus 2017.

Asrun menyebut, ada tiga program unggulan dan akan diterjemahkan jika terpilih menjadi gubernur nantinya.

Yakni, mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri human traffiking dan akhiri kesenjangan ekonomi di masyarakat.

“Kita bangun masyarakat secara etis dan bangun moralnya,” paparnya.

Dia menyebut, pada intinya untuk menanggulangi kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah diprogramkan secara dini dalam lingkungan keluarga, lalu masuk di institusi sosial seperti sekolah.

“Materi yang kita adalah adalah dengan pendidikan karakter. Itu Harus menjadi program utama,” ujarnya.

Dia juga menyebut, masyarakat Sultra yang menghargai dan etika tanpa diskriminasi terhadap perempuan.

“Itulah tujuan kita meningkatkan kualitas perempuan,” pungkasnya.

Di detik-detik menutup jawabannya, Asrun mulai diganggu oleh tim balon lainnya.

Setidaknya, Asrun memberikan jawaban atas pertanyaan itu belum melewati waktu yang ditentukan. Masing-masing  balon diberikan waktu dua menit, namun tidak semua digunakan Asrun.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments