Tenaga Pendamping Desa di Butur Bentuk Kampus Desa

Suasana rapat koordinasi tentang pegelolaan dana desa di Aula Kecamatan Kulisusu

Buranga, Inilahsultra.com-Sejumlah Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) yang bertugas di desa-desa Kabupaten Buton Utara (Butur) membentuk Kampus Desa.

Kampus Desa tersebut dibentuk bertujuan sebagai wadah atau tempat berdiskusi bagi masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di setiap desa.

-Advertisement-

Selain itu juga, sebagai forum belajar, diskusi, aspirasi, serta tempat berinovasi bagi warga desa di daerah tersebut.

Koordinator pendiri Kades Butur, Aswin Syafiuddin usai rapat koordinasi tentang pegelolaan dana desa di Aula Kecamatan Kulisusu, Selasa 19 September 2017 mengatakan, Kampus Desa itu dibentuk sejak 20 Agustus 2017 lalu.

“Kampus Desa ini dibentuj hasil dari kesepakatan berasal dari TPPI, yang terdiri dari seluruh tenaga ahli kabupaten, kemudian pendamping desa dan pendamping lokal desa,” katanya.

Aswin mengungkapkan, Pertemuan di Kampus Desa itu dijadwalkan dua kali dalam sebulan.

“Sebetulnya pada dasarnya kita disini hanya menfasilitasi yang sifatnya rapat kecil, tetapi namanya Kades Butur yang artinya kampus untuk desa atau forum tempat belajar, dan kegiatannya ada di desa tinggal kami pasang spanduk saja. Jadi berpindah-pindah, lebih cenderung ke pendampingan masalah di desa,” katanya.

Aswin yang juga selaku Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa di Butur itu menambahkan, terkait dengan pemateri, bakal dilibatkan  instansi terkait sesuai permasalahan di desa masing-masing pada saat pertemuan di kampus yang telah ditetapkan oleh masyarakat setempat.

“Terkait dengan kebutuhan materi, kita menghadirkan pemateri dari dinas terkait. Misalnya di desa A, membutuhkan tetang penyuluhan rumput laut, bisa kita hadirkan dari dinas perikanan. Begitulah gambarannya. Jadi disini kita hanya memfasilitasi apa yang menjadi hal untuk didiskusikan ketika pertemuan di kampus desa,” jelasnya.

Reporter  : Mawan

Editor       : Rido

 

Facebook Comments