Wakil Ketua DPRD Konawe, Alaudin.
Kendari, Inilahsultra.com – Baliho Ketua DPC Gerindra Kabupaten Konawe, Wahyu Ade Pratama, bersama Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Konawe, Alaudin, bertebaran di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Alaudin yang juga Wakil Ketua DPRD Konawe santer diisukan menjadi 02 dari putra mantan Bupati Konawe Selatan Imran pada kontestasi Pilkada Konawe 2018.
Bukan hanya itu, Alaudin juga dikabarkan menjadi incaran Syahrullah, figur birokrat yang juga akan bertarung di Pilkada Konawe.
Pada Inilahsultra.com, Jumat 22 September 2018, Alaudin memberi klarifikasi terkait beragam isu pencalonan dirinya sebagai bakal calon wakil bupati Konawe periode 2018-2023.
Ia menegaskan jauh hari dirinya memang mengincar posisi 02 pada Pilkada Konawe. Namun, dengan siapa ia berpasangan, hal itu masih dibahas internal elite PBB Sultra.
Alaudin tak menampik ikut serta saat Gerindra membuka penjaringan balon bupati/wakil bupati Konawe. Namun sampai kini, baik Gerindra maupun PBB belum satu kata memutuskan duet pasangan ini maju di pertarungan Pilkada Konawe.
“Kalau dengan Gerindra memang iya saya mendaftar (sebagai wakil,red). Dengan Wahyu kita sudah saling kenal. Mungkin itu (Baliho,red) baru wacana ya,” jelasnya.
Baliho dirinya bersama Wahyu yang ramai terpajang merupakan inisiatif dari simpatisan Wahyu Ade Pratama. Ia mengaku maklum dengan hal itu.
“Logonya kan dari Gerindra. Baru wacana. Yang lempar bukan saya. Saya masih tunggu hasil putusan dari pak Bupati (Ruksamin,red). Kalau itu dari simpatisan, silakan, kita tidak menghalangi. Itu kan bagian sosialisasi juga,” jelasnya lagi.
Sama halnya dengan isu kolaborasi dirinya dengan figur birokrat bernama Syahrullah, Alaudin menegaskan itu baru sebatas wacana. Belum ada putusan final kemana arah dukungan PBB pada Pilkada Konawe mendatang.
Sambil menunggu putusan partai, Alaudin menyampaikan, dirinya terus berupaya membangun komunikasi baik dengan seluruh kandidat yang digadang maju sebagai 01 Konawe.
“Bukan hanya Pak Wahyu, Pak Rahmatullah. Pak Syamsul Ibrahim, Pak Irawan. Semua kita bangun komunikasi yang baik. Pokoknya saya menunggu pleno partai,” ujarnya.
Penulis: Alin
Editor : Jumaddin Arif




