Copot RT/RW, Lurah BWI Baubau Dinilai Tabrak Aturan

918
LM Yasin Mazadu.

La Ode Yasin Mazadu


Baubau, Inilahsultra.com – Sejumlah RT/RW di Kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI) Kota Baubau mendatangi kantor DPRD Baubau, Selasa, 3 Oktober 2017. Mereka memprotes pencopotan yang dilakukan Lurah BWI Seniwati.

- Advertisement -

Ada empat RT dan satu RW dicopot lurah Seniwati.

Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, La Ode Yasin Mazadu menuturkan, RT/RW diangkat melalui SK Wali Kota dan Lurah hanya mengesahkan karena pemilihan RT/RW melalui musyawarah dengan masyarakat atau penunjukan oleh masyarakat. Seorang lurah tidak berhak memberhentikan RT/RW.

“Lurah BWI ini tabrak aturan. Berarti secara tidak langsung SK Walikota takluk sama SK Lurah,” tuturnya usai pertemuan dengan mantan ketua RT/RW Kelurahan BWI di gedung DPRD Baubau, Selasa, 3 Oktober 2017.

Setelah mendengar curhatan para mantan ketua RT/RW itu, DPRD Kota Baubau mengusulkan agar persoalan ini dibawa ke rapat kerja bersama dengan Pemkot.

“Kita harus rapat bersama dengan pihak terkait seperti Sekda, Asisten I, Kabag Tapem, Camat Wolio dan Lurah BWI pada Rabu 4 Oktober 2017,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Ketua RT 01 RW 03 yang dicopot, Tajuddin Uda mengatakan, jika saja pemberhentian tersebut sesuai prosedur yang berlaku maka pihaknya tidak akan bereaksi sampai ke DPRD.

“Pernyataan ibu Lurah di koran itu yang kami tidak suka. Dia (Lurah) bilang pemecatan tersebut dengan alasan kinerja dan evaluasi,” katanya.

Dijelaskan, pengangkatan sebagai ketua RT merupakan kemauan dari masyarakat. Bahkan, masyarakat dikelurahan BWI sangat menyayangkan pencopotan para Ketua RT/RW.

“Sampai saat ini pun masyarakat BWI secara tegas meminta untuk tidak dilakukan pergantian Ketua RT,” tandasnya.

Reporter: Asi
Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...