Rusak Parah, Jalan Provinsi Baubau-Busel Membahayakan

Anggota DPRD Sultra Yaudu Salam Ajo.

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra asal daerah pemilihan (dapil) Buton, Baubau, dan Wakatobi, Yaudu Salam Ajo, mengeluhkan jalan provinsi yang menghubungkan Baubau dan Buton Selatan.

Menurut dia, jalan yang naik status menjadi jalan provinsi pada 2015 lalu ini kondisinya membahayakan. Rusak parah dan berdebu. Bahkan, sudah ada warga yang menjadi korban akibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Sudah ada empat warga yang meninggal. Terakhir bayi meninggal karena gangguan pernapasan,” ungkap Yaudu, Senin 6 November 2017.

-Advertisement-

Ketua Komisi IV DPRD Sultra ini mengaku, karena kesal terhadap kondisi jalan, warga nekat memblokade dan tidak membiarkan warga untuk melintas.

Namun, akibat pemblokadean ini, bisa memicu konflik di masyarakat. Karena beberapa pengguna jalan tidak sepakat bila jalan tersebut harus ditutup. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur utama bagi masyarakat Buton, Busel dan Kota Baubau.

“Memblokir jalan itu membuat masyarakat lain marah. Untuk menghindari konflik, kami minta Pemprov Sultra segera menanganinya,” tegasnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebut, jalur yang paling parah di jalan provinsi ini adalah Hendea-Sampolawa-Batauga atau tepatnya di Kabupaten Buton Selatan.

“Panjang jalan yang rusak parah itu sekitar 62 kilometer. Ini jalur ekonomi masyarakat yang hubungkan Busel dan daerah lain dan ini jalur padat,” jelasnya.

Menyangkut jalan rusak ini, DPRD Sultra telah menggelar pertemuan dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Cipta Karya Provinsi Sultra.

“Pihak Bappeda mengundang dua kabupaten, Buton dan Busel soal nasib jalan. Namun, perwakilan dari Kabupaten Buton tidak hadir. Dalam rapat sudah ada kesepakatan bahwa jalan itu segera diatasi,” tuturnya.

Untuk itu, Yaudu mendesak agar Pemerintah Provinsi Sultra untuk segera memperbaiki jalan provinsi yang ada di Kabupaten Buton. Yaudu mengusulkan agar jalan itu diperbaiki pada 2018 mendatang.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor  : Jumaddin Arif

Facebook Comments