Pembangunan Venue Porprov Kolut Terkendala Anggaran Pemprov Sultra

377
Bacakan

Bupati Kolaka Utara 

-Advertisements-

Kendari, Inilahsultra.com – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra yang berlangsung di Kolaka Utara masih terkendala pembangunan venue.

Bupati Kolaka Utara Nur Rahma Umar mengaku, persiapan sudah mencapai 80 persen. Namun, yang belum dituntaskan adalah pembangunan stadion dan gedung arena bulu tangkis.

Pembangunan dua venue ini, kata dia, masih menunggu realisasi anggaran dari Pemprov Sultra.

“Bisa dibangun cepat asal ada uangnya,” ungkap Nur Rahman, Selasa 12 Desember 2017.

Hingga saat ini, kata dia, belum mendapatkan bantuan dana dari pemerintah provinsi.

Namun, informasi yang diperoleh akan dialokasikan dana Rp 12 miliar dari Pemprov Sultra untuk pembangunan dua stadion itu.

Informasi 2018 katanya ada, tapi belum ditahu juga. Katanya teman-teman ini Rp 12 miliar. Kalau kurang akan dicukupkan,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, pernah dijanji oleh Pemprov Sultra melalui Ketua KONI Lukman Abunawas akan mengalokasikan dana Rp 5 miliar pada APBD Perubahan 2017. Sayangnya, kata dia, janji itu belum terealisasi hingga sekarang.

Pihaknya, kata dia, sudah sering menjalin komunikasi dengan Pemprov Sultra, namun belum ada kejelasan.

“Ada teman yang komunikasi dengan pemprov. Kita hanya nunggu realisasi saja. Pernah dijanji dapat Rp 5 miliar di perubahan tapi tidak ada. Apakah kondisi keuangan atau apa. Pak sekda sendiri yang janji selaku ketua KONI,” paparnya.

Dia berharap, anggaran segera dikucurkan agar pembangunan dua venue tersisa bisa segera dilaksanakan.

“Harapannya Rp 12 miliar itu segera cair kalau mau cepat,” ujarnya.

Selama ini, lanjut dia, Pemkab Kolut telah menganggarkan secara bertahap seluruh pembangunan venue. Namun, yang tersisa tinggal dua itu.

“Sekarang kita siapkan lagi melalui KONI. Kita sudah sampai Rp 20 miliar (anggarkan pembangunan venue),” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...