
Kendari, Inilahsultra.com– Komandan Korem 143/Ho Kolonel Arm Dedi Nurhadiman S.I.P bertindak sebagai inspektur upacara dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Infanteri 725 Woroagi dari Letkol Inf Jammet Nijo S.Sos kepada Letkol Inf Hendri Ginting, di lapangan Pancasila Yonif 725 Woroagi Boro-boro Kecamatan Ranometo Konawe Selatan, Kamis, 14 Desember 2017.
Kolonel Arm Dedi Nurhadiman dalam sambutannya menyampaikan, sebagai organisasi yang profesional dan modern, alih tugas dan jabatan di lingkungan Korem 143/Halu Oleo ini merupakan hal yang biasa dan bagian dari proses pembinaan personel dan karier yang bersangkutan disesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan satuan serta dinamika kehidupan organisasi.
Tujuan dari pelaksanaan mutasi jabatan seperti ini, untuk mengembangkan kemampuan Perwira dalam dimensi kepemimpinan, managerial serta profesionalisme keprajuritan.
“Mutasi jabatan seperti ini untuk memberikan pengalaman tugas yang beragam bagi Perwira yang dinilai memiliki prestasi dan dedikasi serta loyalitas, agar dapat mengembangkan pemikiran secara komprehensif, sehingga hal tersebut dapat menjadi bekal untuk memecahkan setiap permasalahan yang beragam bentuknya,” kata Arm Dedi Nurhadiman.

Kemudian, lanjut dia mutasi seperti ini sebagai wahana yang efektif untuk meningkatkan wawasan berpikir serta fleksibilitas bersikap dan bertindak bagi seorang Perwira dalam menghadapi setiap tantangan tugas yang dapat dipertanggungjawabkan serta dilaksanakan secara terarah, terencana dan teratur, serta berkesinambungan. Agar diperoleh personel yang berkualitas untuk menduduki jabatan yang sesuai dengan tingkat kebutuhan organisasi.
“Tanggung jawab jabatan yang telah diberikan merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga apapun yang diperbuat, dapat dipertanggungjawabkan kepada manusia, baik kepada atasan maupun kepada anggotanya,” tegasnya.
Dedi Nurhadiman mengingatkan kepada Danyonif 7225/Woroagi, sebagai satuan yang mempunyai peran dan fungsi dalam menyelenggarakan pertempuran jarak dekat. Batalyon Infanteri 725/Woroagi harus mampu mewujudkan kemampuan menjelajahi medan yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas operasi.
“Untuk itu, agar senantiasa melakukan pembinaan secara terus menerus baik menyangkut pembinaan material maupun peningkatan sumber daya manusia yang diarahkan untuk mengembangkan kreativitas dan profesionalisme prajurit dalam mengoperasionalkan alat utama dan sistem senjata yang dimiliki,” ungkapnya.
Dandrem yang belum lama menjadi orang nomor satu TNI di Sultra ini mengintruksikan, Yonif 725/Woroagi sebagai satuan tempur juga dituntut kemampuan dalam hal pelaksanaan kegiatan Binter Non Satkowil, yang mengarah kepada sasaran yang menguntungkan, baik untuk kepentingan pertahanan maupun kesejahteraan masyarakat.
“Danyonif 725/Woroagi yang baru agar dalam memimpin satuan ini supaya menerapkan kepemimpinan sesuai dengan situasi yang dihadapi, baik kondisi personel maupun kondisi dan perkembangan lingkungan yang ada di sekitarnya,” ujarnya.
Danrem mengharapkan dengan landasan komitmen yang kuat sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit, Letkol Inf Hendri Ginting mampu meningkatkan prestasi dan reputasi Yonif 725/Woroagi yang telah dicapai selama ini.
Reporter : Haerun
Editor : Aso





