Pasangan AMAN Yakin Selamat dari Sapu Bersih Partai Golkar

Kendari, Inilahsultra.com – Di tengah beratnya cobaan politik yang dihadapi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN) jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra, pasangan ini masih tetap optimis dapat ikut bertarung di pentas Pilgub nanti.

Pasangan AMAN pun yakin akan selamat dari aksi sapu bersih Partai Golkar seperti yang terjadi di beberapa daerah lain yang ikut Pilkada serentak Juni 2018.

Di hadapan sejumlah awak media, Kamis 28 Desember 2017, Lukman Abunawas menyatakan, parpol pengusungnya tetap solid hingga hari H pendaftaran di KPU, yaitu, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

-Advertisement-

Lepas dari keraguan soal seat di Pilgub Sultra, mantan Bupati Konawe dua periode itu menyebut bahwa pihaknya sudah menentukan jadwal pendaftaran di KPU Sultra.

“Nanti bulan depan. Sama-sama Ali Mazi. Kalau bukan tanggal 8, tanggal 10 (Januari,red),” singkat Lukman Abunawas.

Selain tiga parpol pengusung diatas, Lukman menyebut AMAN masih berpeluang mendapat tambahan kekuatan dari parpol lain. Diantaranya Partai Demokrat yang memang dari awal telah dibidik duet ini saat tahapan penjaringan balon gubernur beberapa bulan lalu.

Lukman pun menyebut, Partai Demokrat sejatinya punya dua pilihan alternatif cagub dukungan di Pilgub Sultra. Selain Rusda-Syafei, duet AMAN ikut masuk dalam bursa Cagub/Cawagub dijagokan partai berlambang bintang mercy itu.

Peluang pertama diberikan kepada Rusda-Syafei. Sayang hingga tenggang waktu diberikan, duet ini gagal memenuhi syarat diajukan Partai Demokrat yakni menggaet partai lain sebagai rekan koalisi di Pilgub.

AMAN pun, lanjut Lukman, berpeluang besar merebut dukungan Partai Demokrat setelah duet Rusda-Syafei gagal memenuhi syarat diajukan partai sebagaimana termuat dalam surat rekomendasi.

“Kalau Gerindra kan sudah (diklaim,red). Demokrat. Kami cederung ke situ. Kami pendekatan lewat Ali Mazi. Demokrat petunjuk kalau bukan Rusda-Syafei, Ali Mazi-Lukman. Rusda putus tanggal 26 karena tidak ada koalisi,” urai Lukman panjang lebar.

Penulis: Siti Marlina
Editor  : Jumaddin Arif

Facebook Comments