Konsumsi Pertalite di Kota Kendari Tembus 14 Kali Lipat

313
Manager Komunikasi dan CSR Pertamina MOR VII Sulawesi, Roby Hervindo.
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Sejak pertamakali diluncurkan oleh pemerintah penggunaan bahan bakar minyak non subsidi jenis Pertamax dan Pertalite mendapat respon positif dari masyarakat. Tak terkecuali di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Sepanjang tahun tahun 2017 PT Pertamina mencatat tren lonjakan konsumsi dua jenis bahan bakar ini. Pertalite paling menonjol dengan persentase kenaikan menembus 1.341 persen atau lebih dari 14 kali lipat dibanding tahun 2016. Disusul jenis Pertamax dengan angka kenaikan 15 persen.

-Advertise-

Informasi ini diungkap Manager Komunikasi dan CSR Pertamina Marketing Operational Regional (MOR) VII Sulawesi, Roby Hervindo disela silahturahmi dengan awak media, Rabu 10 Januari 2018.

“Terlihat dari realisasi penyaluran dimana Pertaliet 1.341 persen sementara Pertamax 15 persen. Mulai kelihatan itu (Kenaikan,red) ditahun tahun 2014-2015.” rinci Roby.

Pertalite benar-benar menjadi primadona. Bagaimana tidak, berdasarkan data dirilis Pertamina, Tahun 2016 realisasi penyaluran Pertalite di seluruh SPBU di Kota Kendari hanya mencapai 2.328 KL Kilo Liter (KL). Tahun 2017, jumlahnya konsumsi bahan bakar yang memiliki RON 90 ini melesat menjadi 33.353 KL.

Sementara untuk jenis Pertamax, tahun 2016 penyalurannya berkisar 3.990 KL. Tahun 2017, konsumsi bahan bakar beroktan 92 ini meningkat menjadi 4.608 KL.

Meningkatnya permintaan bahan bakar Pertalite dan Pertamax, kata Roby tak lepas dari kesuksesan sosialisasi dua jenis bahan bakar ini oleh pemerintah. Meski harganya sedikti lebih mahal dari jenis premiun, secara umum masyarakat mulai paham nilai plus penggunaan Pertalite dan Pertamax bagi performa kendaraan.

“Banyak pengendara yang mulai beralih dari premium ke Pertamax dan Pertalite. Mindset masyarakat sudah berubah . Ini juga karena sosialisasi yang bagus. Untuk menjaga kualitas mesin, memang dua jenis bahan bakar ini jauh lebih baik dari premium,” papar Roby.

Baca Juga :  Garam Malige Disita, BPS Baubau Prediksi Akan Ada Kenaikan Harga

Penulis: Siti Marlina

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here