Bupati Konsel Baru Akan Turun Tangan Atasi Sengketa Lahan di Laonti

387
 

Kendari, Inilahsultra.com – Setelah bertahun-tahun berstatus sengketa, Bupati Konawe Selatan baru berpikir akan turun langsung menengahi konflik lahan antara masyarakat dengan PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS)) di Desa Tuetue, Kecamatan Laonti, yang sudah menelan korban.

Bupati Konsel H Surunuddin Dangga mengatakan, pemerintah akan turun tangan untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi antara warga dengan PT GMS ini sehingga sampai terjadi penembakan terhadap warga.

- Advertisement -

“Kami akan mengambil alih masalah ini. Dan kami sudah mengundang kedua belah pihak untuk duduk bersama, dalam mencari langkah-langkah yang lebih jelas untuk dapat menyelesaikan masalah ini,” kata Surunuddin Dangga, di salah satu hotel di Kendari, Kamis, 18 Januari 2018.

Surunuddin membenarkan, daerah tersebut memang daerah tambang yang diapit oleh hutan konservasi. “Ini harus benar-benar dibicarakan dengan baik antara kedua belah pihak untuk mencari bukti apakan betul PT GMS itu berdiri diatas lahan masyarakat atau tidak,” terangnya.

“Kalau benar itu lahannya PT GMS silakan, dan kalau itu betul lahan yang dikelola merupakan miliki masyarakat maka tidak usah diteruskan proses pertambangan tersebut,” tambahnya.

Politikus Golkar ini menegaskan, apabila PT GMS terbukti menjalankan proses pertambangan diatas lahan masyarakat, pihaknya akan melakukan tindakan terhadap perusahaan tersebut.

“Kalau benar itu lahan warga, kalau ada kewenangan ditangan saya, saat ini juga akan saya cabut IUP perusahaan tersebut,” tegasnya.

Kemudian dirinya menyayangkan kepada aparat penegak hukum yang telah melakukan penembakan kepada warga.

“Saya meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas atas kejadian penembakan warga. Karena warga itu bukan gerombolan dan masyarakat kita tidak perlu untuk ditembak,” imbaunya.

“Saya marah dengan kejadian ini terutama pihak perusahaan, sedikit-sedikit minta pengamanan, memangnya masyarakat di Konsel itu adalah gerombolan,” terangnya.

Orang nomor satu di Konsel itu, menginginkam daeranya, apabila ada masalah jangan diselesaikan dengan cara kontak fisik bahkan dapat menimbulkan korban.

“Selesaikanlah masalah dengan bermusyawarah agar terarah proses penyelesaiannya. Supaya di daerah Konawe selatan proses investasinya dapat berjalan dengan baik dan tidak merugikan masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Haerun
Editor  : Jumaddin Arif

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...