
Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota Kendari akhirnya menunjukkan keseriusannya menertibkan baliho-baliho atau atribut calon gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipaku di pepohonan dalam wilayah Kota Kendari.
Pada Rabu, 24 Januari 2018, Badan Pengelola Pajak dan Retrubusi Daerah (BPPRD) Kota Kendari menggandeng sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan sapu bersih menertibkan baliho-baliho cagub yang terpasang di pohon.
Kepala BPPRD Kota Kendari, Nahwa Umar menyampaikan, pihaknya sudah memberikan kesempatan kepada tim sukses selama sepekan sejak tanggal 12 Januari 2018, ditambah bonus tiga hari, untuk menurunkan sendiri baliho.
“Kita sudah surati tim-tim sukses, namun tidak ada respons. Makanya hari ini kita turun tertibkan. Tidak ada tebang pilih. Yang namanya baliho yang dipaku di pohon, diturunkan,” kata Nahwa Umar saat dihubungi melalui selulernya, Rabu, 24 Januari 2018.
Menurut Nahwa Umar, pihaknya tidak memberikan toleransi kepada siapapun yang memasang gambar di pohon dengan cara memaku. Sebab, hal itu merusak lingkungan dan melanggar Perda K3.
Hanya saja, kendati pemasangan baliho di pohon diakui melanggar Perda K3, tapi Pemkot Kendari tidak mengambil sikap tegas dengan memberikan sanksi sesuai yang diatur dalam Perda tersebut.
Mantan Kadispenda Kota Kendari ini sangat berharap, mestinya tim-tim sukses calon gubernur dengan secara sadar menurunkan sendiri baliho yang terpasang di pohon, serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak merusak pohon.
Mantan Kepala Inspektorat Kota Kendari ini sedikit meluruskan bahwa yang ditertibkan adalah baliho yang terpaku di pohon, tidak termasuk baliho di fasilitas umum seperti tiang listrik.
“Sesuai surat kami, yang ditertibkan adalah yang di pohon-pohon untuk semua calon. Kalau di listrik, itu ada Perwali-nya dari dulu tidak melanggar. Kalau di pohon melanggar lingkungan dan perda K3,” kata Nahwa Umar.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Kendari, Amir Hasa, mengatakan, penertiban baliho hari ini tidak ada kendala alias tidak ada komplain dari tim-tim sukses. Sebab, pada prinsipnya tim-tim sukses sudah disurati.
“Tadi kita sudah turunkan baliho-baliho yang ada di pohon. Semua. Mulai dari baliho Asrun-Hugua, Ali Mazi-Lukman Abunawas sampai Rusda Mahmud-Sjafei Kahar. Termasuk milik iklan-iklan dari perusahaan swasta,” terangnya.
Untuk hari ini, aksi bersih-bersih baliho ‘penunggu’ pohon dilakukan di beberapa wilayah seperti Kemaraya dan Mandonga.
“Pokoknya kita akan kontrol terus. Ada baliho di pohon, kita turunkan. Kita sapu bersih, sesuai perintah,” tutupnya.
Penulis: Haerun
Editor : Jumaddin Arif




