GAS Kendari Lahirkan 525 Tenaga Penerbangan Siap Pakai

Suasana wisuda siswa-siswi General Aviation School (GAS) Kendari, di Grand Clarion Hotel Kendari, Sabtu, 27 Januari 2018.

Kendari, Inilahsultra.com – Sejak berdiri pada tanggal 5 Juni 2014, sekolah penerbangan General Aviation School (GAS) Kendari telah menelurkan atau melahirkan sebanyak 525 tenaga staf penunjang penerbangan siap pakai.

Pada Sabtu 29 Januari 2018, mereka mengikuti seremoni wisuda pertama yang diselenggarakan di Grand Clarion Hotel Kendari. Diantara 525 jumlah alumni, hanya 100 yang mengikuti wisuda, sebagian alumni tidak dapat hadir karena sudah berkecimpung dalam dunia kerja.

Ketua Yayasan Sultra Pratama Mandiri yang menaungi GAS Kendari, Hasmawati, menjelaskan, 525 alumni GAS Kendari tersebut terdiri dari 12 angkatan, merupakan putra putri daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) bahkan dari luar Sultra yang siap bersaing di dunia kerja.

-Advertisement-

Bahkan menurut Hasmawati, beberapa diantaranya sudah bekerja di sejumlah bandara sebagai staf bandara, seperti di Bandara Haluoleo Kendari, Bandara Sugi Manuru Muna Barat, Betoambari Baubau, Sangia Ni Bandera Kolaka, Bandara Sentani Jayapura, Bandara Raja Empat, dan menjadi karyawan beberapa perusahaan travel.

“Ini adalah wisuda pertama GAS Kendari, yang diikuti 100 alumni dari total 525 alumni. Hanya 100 orang saja yang menyatakan kesediaannya untuk ikut wisuda. Salah satu pertimbangannya, jauh. Karena sebagian di luar Kota Kendari, bahkan ada yang sudah bekerja,” ungkap Hasmawati, di sela-sela wisuda.

Wisuda kali ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pengamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Halu Oleo Kendari Redy Hardono, Ketua DPD Asita Sultra Rahman Rahim, pihak Dikmudora Kota Kendari, sejumlah kepala SMA/SMK, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Saat menyampaikan sambutannya, Hasmawati menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota, Kepala bandara Halu Oleo Kendari serta Kepala Bandara di kabupaten/kota se-Sultra yang telah memberikan dukungan sehingga proses belajar mengajar di GAS Kendari dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Alumni Universitas Halu Oleo Kendari ini bertekad, GAS Kendari terus berkomitmen menjadi lembaga studi non-formal yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang berdaya saing.

“GAS Kendari berkomitmen untuk terus memantapkan diri sebagai yayasan yang tidak hanya mampu bersaing, melainkan benar-benar berkomitmen menjadi institusi pendidikan yang berkualitas dan mampu berperan dalam merealisasikan visi dan misinya sebagai lembaga pendidikan yang rahmatan lil’alamin,” kata Hasma.

Pada kesempatan itu, Hasma menyampaikan, animo masyarakat Sultra untuk menimba ilmu dan mengembangkan keterampilan bidang penerbangan cukup tinggi. Itu terlihat dari banyaknya pendaftar yang mencapai 400 orang pada tahun ajaran 2018 ini, meningkat bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penulis: Jumaddin Arif

 

 

 

Facebook Comments