Satu Keluarga ASN di Konawe Jadi Korban Gagal Umrah ABU Tour

Suasana manasik haji dan umroh jamaah Abu Tours dan Travel

Kendari, Inilahsultra.com – Salah seorang Aparat Sipil Negara (ASN) berinisial ST asal  Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, bersama keluarganya terpaksa gigit jari lantaran gagal berangkat umrah melalui PT Amanah Bersama Umat (ABU) Tour & Travel

Seyogyanya, Senin hari ini, 29 Januari 2018, ST beserta keluarganya sudah berada di Tanah Suci melaksanakan rangkaian ibadah haji kecil. Namun, pihak agen perjalanan haji dan umrah ABU Tour tak bisa memenuhi janji keberangkatan yang dijadwal 23 Januari lalu.

“Kecewa iya. Karena kan harusnya sudah berangkat dari tanggal 23 Januari,” ujar wanita berkerudung yang bekerja di Sekretariat Pemda Konawe itu.

-Advertisement-

Ia mengaku tergiur dengan tawaran umrah murah PT ABU Tour & Travel  sejak medio 2017 lalu. Persisnya, ia bersama keluarga mendaftarkan diri untuk berangkat umrah sekitar bulan Juli lalu.

“Kita daftar 20 juta. Daftar bulan Juli. Satu keluarga. Suami dan anak-anak. Ipar juga. Dijanji berangkat tanggal 23 Februari. Sampai sekarang belum berangkat,” urai ST

Setelah melunasi biaya perjalanan sebesar Rp 20 juta  perorang, ST dan keluarga dijanji akan diberangkatkan 23 Januari 2018. Wanita paru baya ini mengaku sudah mengikuti sejumlah rangkaian persiapan umrah seperti manasik yang dipusatkan di Unaaha. Namun hingga jelang waktu keberangkatan, ST dan keluarga tak kunjung diterbangkan ke Tanah Suci.

“Untung kita belum selamatan. Sampai sekarang belum jadi pergi. Tapi kita masih tunggu kabar niat baik dari ABU Tour. Dijanji nanti Februari, ” ujar ST dengan nada kecewa.

Kata ST, pihak ABU Tour sempat menyampaikan ada kendala terkait kenaikan pajak yang menjadi alasan keterlambatan rombongan Umroh.

“Kita berpikir positif dan sabar saja dulu. Sampai Februari tidak ada kejelasan kita minta pengembalian saja,” ujar ST.

Ini bukan kali pertama ST mengikuti program umrah. Sebelumnya, ia sudah beberapa kali terbang melaksanakan ibadah plus wisata religi. Namun, baru kali ini ia mendapat pelayanan buruk dimana jadwal keberangkatan tak sesuai jadwal yang sudah disepakati antara pihak penyelenggara dan calon jamaah.

Penulis: Siti Marlina
Editor  : Jumaddin Arif

Facebook Comments