Pakai Atribut Calon, Timses Dicopot Bajunya

Seorang timses dicegat untuk masuk ke ruangan pleno pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sultra. 

Kendari, Inilahsultra.com – Rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sultra diwarnai sedikit insiden keributan.

Beberapa tim sukses yang hendak masuk di salah satu ruang pleno KPU Sultra di aula Phinisi Hotel Grand Clarion Kendari dicegat aparat dan petugas dari KPU lantaran menggunakan atribut calon.

-Advertisement-

Oleh KPU Sultra pemakaian atribut pada saat pleno pencabutan nomor urut dilarang.

Untuk itu, bagi tim yang hendak masuk harus mencopot dulu atributnya.

“Harus dicopot dulu pak atributnya,” ungkap salah satu pegawai dari KPU Sultra, Selasa 13 Februari 2018.

Perlakuan terhadap timses yang mengenakan atribut calon ini menimpa Ketua DPW PAN Sultra Abdurrahman Saleh.

Dia mengenakan atribut yang bergambarkan pasangan Asrun-Hugua.

Ketua DPRD Sultra ini sempat berdebat dengan polisi yang berjaga di pintu masuk ruang pleno.

Hal yang sama juga diterima oleh beberapa pendukung Ali Mazi-Lukman Abunawas. Salah seorang timsesnya diminta untuk mencopot bajunya karena bertuliskan atribut AMAN.

Bahkan ada beberapa tim sukses rela membawa atribut berupa spanduk ke dalam namun dicegat aparat.

Dari pantauan Inilahsultra.com di pintu masuk ruang pleno, tim sukses berdesakan untuk masuk.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments