Nelayan Buteng Dilaporkan Hilang, Nelayan Konawe Bergantung di Rumpon

Tim SAR Kendari melakukan penyelamatan nelayan yang hilang. (istimewa) 

Kendari, Inilahsultra.com – Badan Search And Rescue (SAR) Kendari mendapatkan dua laporan sekaligus kejadian kecelakaan laut di Perairan Sultra.

Humas SAR Kendari Wahyudi melalui pesan Telegramnya mengaku, sekira pukul 14.30 WITA pihaknya menerima informasi dari Salisu salah seorang keluarga korban bahwa satu orang nelayan bernama Saefudin (45) warga Desa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah belum pulang sampai saat ini.

Ia dikabarkan pergi melaut di Perairan Mawasangka pada 4 Maret pukul 20.00 WITA.

“Pada pukul 10.00 WITA hari ini perahu nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan kosong oleh nelayan lain di perairan Mawasangka bersama HP milik korban di atas perahu,” ungkap Wahyudi, Senin 5 Maret 2018.

Berdasarkan laporan tersebut pada pukul 14.45 wita tim rescue Pos SAR Baubau dengan menggunakan RIB diberangkatkan menuju TKM untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

“Hingga saat ini pencarian masih nihil,” katanya.

Selain mendapatkan laporan hilangnya nelayan di Buteng, SAR Kendari juga menerima adanya informasi dari aparat kepolisian dari Sektor Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe bernama Supriadi sekira pukul 17.30 WITA.

Laporan itu berisikan tentang kecelakaan laut yang menimpa seorang nelayan setempat bernama Rasidin (64), warga Desa Nii Tanasa Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe.

“Dimana longboat yang digunakan korban untuk memancing di perairan Batu Gong bocor dan tenggelam, korban saat ini berpegang di rumpon perairan Batu Gong,” jelasnya.

Pada pukul 17.38 WITA tim rescue Basarnas Kendari dengan menggunakan satu unit rescue car, satu unit ambulance dan satu unit rubber boat diberangkatkan menuju TKM untuk memberikan bantuan SAR,” tuturnya.

Penulis :La Ode Pandi Sartiman

Leave a Response