Akibat Longsor, 32 Warga Bangkali Muna Mengungsi

1170
 

Raha, Inilahsultra.com-Kurang lebih 32 jiwa terdiri 6 Kepala Keluarga (KK) dari Desa Bangkali Kecamatan Watopute Kabupaten Muna, terpaksa harus meninggalkan rumahnya dan mengungsi di balai desa setempat. Lantaran, adanya longsor atau tanah amblas dengan kedalaman hingga 20 Meter dengan diamer 6 Meter di sekitaran kediaman mereka.

Pantauan awak media ini, titik longsor terdapat tanda retak sejauh kurang lebih 40 meter hingga melintasi setengah jalan poros Raha-Guali (menuju Bandara Sugimanuru).

- Advertisement -

Menurut warga setempat, La Ndoane (67) saat ditemui di lokasi longsor, Senin, 26 Maret 2016, setelah kejadian longsor di rumah La Ode Ruji kemarin sore sekitar pukul 15:00 Wita, dirinya sudah tidak merasa nyaman tidur.

“Yang kami dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan, sebab dari titik longsor rumah disekitar sudah mulai retak. Sekitar 50 Meter tanah yang retak dari titik longsor, teras rumah sudah mulai retak, akhirnya tadi malam kami tidur tidak nyaman, ada perasaan was-was,” terangnya.

Iklan

Ia menceritakan, sebelumnya terjadi longsor pada Idul Adha tahun 2017 lalu, tepatnya bulan 9 lalu. Namun, ujar dia tidak separah saat ini.

“Tahun lalu longsornya hanya kedalaman 6 meter, dan telah ditangani oleh Pemerintah Daerah Muna, dengan diisi menggunakan material batu maupun tanah,” tuturnya.

Saat itu, sambung dia setelah diisi dengan material dan dicoba diisikan air 8000 liter namun tetap saja airnya cepat meresap.

Dia pun berharap pemerintah setempat agar segera melakukan tindakan nyata. Sehingga, masyarakat setempat bisa merasa nyaman.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, rumah yang terancam longsor diantaranya, rumah La Ode Suhaini, La Ode Tanini, Anas T, La Kolo, Wa Ode Haluni, maupun rumah La Ode Ruji.

Sementara itu, pihak Polres Muna, Seluruh SKPD lingkup Pemda Muna, Camat, maupun masyarakat setempat melakukan gotong royong membuang material batu.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...