Seleksi KPU Sultra, Hidayatullah Ditanyakan Soal KPK

Hidatullah saat menjalani tes wawancara

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra menjalani tes wawancara calon anggota KPU Sultra, Senin 26 Maret 2018.

Hidayatullah duduk tepat di depan tim seleksi (timsel) KPU Sultra menyampaikan klarifikasi terhadap isu independensi dirinya terhadap KPK.

-Advertisement-

Timsel yang pertama kali memberikan pertanyaan kepada Hidayatullah adalah Rifai Nur.

Rifai menanyakan soal independensi sebagai penyelenggara pemilu, apalagi kedekatan dengan seorang kandidat.

Mendapatkan pertanyaan itu, Hidayatullah menjawab bahwa dalam perjalanan sebagai pegiat pemilu tidak pernah dikendalikan soal politik apa pun termasuk soal kasus di KPK.

“Saya sudah komunikasi dan ini terkait harkat martabat saya. Saya sudah mulai diinjak-injak di publik,” ungkap Hidayatullah.

Ada dua hal yang dijelaskan Hidayatullah, pertama, meminta penundaan pemberian keterangannya karena proses seleksi yang tidak bisa diwakili. Selain itu, ia juga bermohon ke KPK terkait pemeriksaannya.

“Tidak ada kaitan sama sekali proyek maupun suap. Saya sampaikan kepada KPK. Saya ditelpon, dipanggil sebagai saksi dan diterima penundaan tanpa harus ada panggilan kedua. Kalau soal independensi, tidak ada intervensi kami,” tekannya.

“KPU Sultra selama ini bekerja kolektif kolegial,” tambahnya.

Rifai Nur kembali bertanya soal mendapatkan proyek dari salah satu kandidat.

Hidayatullah menyebut, independensi bisa diukur melalui kebijakan KPU.

“Bisa diukur dengan kebijakan kami, jika perlakukan calon tidak adil,” tuturnya.

Hidayatullah menyebut, selama ini dia telah memprotek atau mengeliminir KPU kabupaten untuk tidak terjebak dalam permainan proyek yang berujung pelanggaran etik.

“Saya tidak tahu dimana sejarah kerja proyek. Apakah saya jadi makelar. Dan saya akan jelaskan kepada KPK. Bahkan, saya perintahkan kepada KPU kabupaten jangan masuk cafe karena akan mengeluarkan banyak uang dan ada transaksi. Bagaimana mau tegakan kode etik sementara kita sendiri lakukan,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments