18 Butir Telur Penyu yang Diamankan di Bandara Betoambari Dikembalikan ke Alam

Telur penyu yang diamankan di Bandara Betoambari kini dikembalikan ke alam, Jumat 30 Maret 2018.

Baubau, Inilahsultra.com – 18 telur penyu yang diamankan Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas II Kota Baubau di Bandara Betoambari Baubau, Rabu 28 Maret 2018, akan dikembalikan ke habitatnya. Pengembanlian itu melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Baubau.

Kepala Kantor SKIPM Kota Baubau Arsal mengatakan, pengembalian telur itu untuk menjaga kelestarian hewan.

“Kita di karantina ini, kalau sudah melakukan penahanan atau penyitaan harus mempunyai tindak lanjut apakah itu dilepas liarkan atau bahkan dimusnahkan,” tuturnya, Jumat 30 Maret 2018.

-Advertisement-

Kata dia, saat ini pihaknya bersama instansi terkait melakukan pelepasan liar atau menanam kembali telur penyu hasil penyitaan beberapa waktu lalu. Pihaknya berharap pasca pengembalian, telur itu bisa menjadi penyu.

“Kita harapkan tim BKSDA, Taman Nasional Wakatobi, dan masyarakat bisa bersama-sama untuk melakukan pengawasan telur itu terhadap pertumbuhannya,” ucapnya

Sementara Kepala BKSDA Baubau Budu Salam menjelaskan, sebagai instansi pengawas pihaknya sudah memberikan penyuluhan dan penjelasan tentang hewan yang dilindungi khususnya kepada masyarakat pesisir.

Budu Salam menegaskan, bila masih ditemukan masyarakat yang melakukan penangkapan satwa liar yang dilindungi maka akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ekosistemnya.

“Dalam Undang-undang itu jelas apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi pidana dengan kurungan penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta,” pungkasnya.

Untuk telur penyu yang sudah dikembalikan ke habitatnya itu, pihak BKSDA akan terus memantau perkembangannya hingga menetas.

“Setiap minggu kita akan turun mengecek perkembangan telur ini. Idealnya dua bulan sudah bisa menetas, itupun tergantung suhu,” tuturnya.

Lokasi penanaman telur penyu dilakukan pada salah satu pantai di Kota Baubau. Penanaman itu merupakan langkah yang sangat ideal, termasuk pasang surut air laut sudah pas pada saat menetas penyu itu akan langsung ke laut.

“Untuk kedalaman penanaman telur itu bisa sampai 70 hingga 90 sentimeter ke dalam pasir, kita harapkan juga penanaman telur yang dilakukan hari ini bisa berkembang dengan baik,” tutupnya.

Reporter: Anto
Editor: Din

Facebook Comments