Daerah yang Paling Banyak Dilapor ke KPK, Kendari dan Buton

2450

Basaria Panjaitan

Kendari, Inilahsulta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis jumlah laporan yang masuk sepanjang 2015 hingga 2018.

- Advertisement -

Buton dan Kota Kendari merupakan daerah yang paling banyak dilaporkan ke lembaga antirasua itu.

Kota Kendari sejak 2015-2018 sebanyak 38 laporan. Namun, pada tahun ini, tak ada laporan yang masuk.

                       

Sedangkan Kabupaten Buton, sepanjang tiga tahun itu, laporan yang masuk ke KPK sebanyak 30 kasus. Tahun ini ada dua laporan yang masuk.

Untuk Kota Baubau, sepanjang tiga tahun terakhir ada 10 laporan dan pada tahun ini sebanyak 2 kasus.

Bombana, dari 2015-2018 sebanyak 8 kasus dilaporkan ke KPK dan pada tahun ini 1 laporan.

Buton Utara, sebanyak 13 kasus dan pada tahun ini 2 laporan. Khusus Kolaka, sepanjang 2015-2018 sebanyak 30 laporan dan tahun ini sebanyak 8 laporan.

Untuk Kolaka Utara, lembaga antirasua itu mencatat selama tiga tahun terakhir ada 3 laporan dan tahun ini tidak ada.

Konawe, sepanjang tiga tahun terakhir ada 29 laporan dan tahun ini dua kasus yang dilapor.

Kabupaten Konawe Selatan, ada 29 laporan pada tahun 2015-2018 dan pada tahun ini 1 kasus laporan. Konawe Utara, KPK menerima 10 laporan dan tahun ini 1 laporan.

Sedangkan Kabupaten Muna, sebanyak 9 laporan yang masuk di KPK dalam kurun waktu tiga tahun ini. Pada tahun ini yang masuk 1 laporan ke KPK.

Sedangkan Wakatobi, sepanjang 2015-2018 sebanyak 9 kasus laporan yang masuk. Untuk tahun ini tak ada laporan.

“Tidak spesifik ada empat laporan dan tahun ini ada dua laporan,” ungkap Basaria Panjaitan dalam acara rapat koordinasi dan supervisi di Kantor Gubernur Sultra beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Tolak Tambang di Wawonii, Mahasiswa Demo Dinas ESDM Sultra

Menurut Basaria, laporan yang masuk itu tidak semua diproses. KPK akan memproses kasus bila datanya ril dan detil.

“Laporan yang masuk beragam. Bahkan ada kasus KDRT juga dilaporkan ke kami,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...