
Kendari, Inilahsultra.com – Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud menilai, masalah penanganan sampah di laut harus ada kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan semua lintas sektor.
Penanganan sampah sebenarnya adalah tugas bersama untuk tidak membuang sampah ke bibir pantai atau langsung ke laut, sehingga mengotori laut.
“Jadi bukan hanya Pemda yang terus dibebankan, tapi kerjasama semua pihak untuk penanganan sampah plastik ini,” kata Ilmiati Daud di salah satu Hotel Kendari, Jumat, 30 Maret 2018.
Bukan hanya itu, sambung dia, ketika sampah-sampah yang ada di pinggir pantai sudah berceceran dan ada yang menumpuk selalu pemda yang di soroti.
“Kalau sampah menumpuk pemda yang selalu dicecar, dimaki habis-habisan dengan segala macam yang ditujukan pada pemda,” herannya.
Diinformasikan sebelumnya, terdapat 1,7 ton sampah plastik yang terdapat di bibir Pantai Sombano Desa Sombano Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Menanggapi hal tersebut dia menguraikan, sampah itu sebenarnya sampah milik masyarakat yang dibuang sembarangan ke laut.
Para pembuang sampah ini tanpa memikirkan dampak negatif mengakibatkan laut akan mengalami pencemaran.
“Harus ada kesadaran masyarakat sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan di laut. Masyarakat buang sampah sembarangan terus yang disalahkan pemda terus. Saya minta kesadaran diri dari masyarakat sendiri,” tegasnya.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat terkhusus masyarakat yang tingggal di pinggir laut, yang mencari nafkah dilaut agar bisa menjaga kebersihan lingkungan untuk keindahan laut Kabupaten Wakatobi.
“Mari kita jaga kebersihan lingkungan kita, karena kebersihan itu sebagian dari iman, dan kalau sudah bersih kehidupan kita sehat,” tutupnya.
Reporter : Haerun
Editor : Aso





