
Kendari, Inilahsultra.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, sampah yang terdapat di sepanjang kali yang ada di Kendari Barat itu merupakan sampah buangan masyarakat sendiri yang sangat kurang kesadaran terhadap kebersihan lingkungan.
“Kita harus melakukan sosialisasi untuk mengajak warga bersama-sama menyadari bahwa lingkungan ini untuk kita. Kalau kita yang jaga maka kita juga yang akan merasakan manfaatnya. Tapi kalau kita tidak peduli terhadap kebersihan kali, kita juga yang akan merasakan akibatnya,” kata Sulkarnain saat melaksanakan kegiatan bersih-bersih kali, Sabtu, 31 Maret 2018.
Kegiatan saat ini, dengan turun langsung di lapangan merupakan langkah awal untuk memotivasi warga agar kedepan bisa melakukan langkah-langkah yang sistematis. Supaya, jelas dia bisa menjadi budaya kultur masyarakat kegiatan seperti ini.

Kemudian, tambahnya kepada lurah untuk selalu berkordinasi dengan aparatnya RT/RW untuk berkomunikasi. Warga juga harus diajak berkomunikasi, agar diberikan penjelasan dengan mengadakan sosialisasi terkait kebersihan lingkungan dan peduli sampah.
“Saya himbau kepada pak lurah untuk untuk menyelesaikan ini selama enam bulan. Ketika saya kembali mengunjungi lagi kali, harus ada perubahan terkait kesadaran warga tidak membuang sampah di kali dengan seenaknya,” tekannya.
Ketika ditanya apabila tidak selesai atau tidak dilaksanakan selama enam bulan sanksi apa yang akan diberikan kepada lurah atau warga, dirinya mengungkapkan, tidak bisa langsung mengambil tindakan dengan merugikan salah satu pihak. Jadi, menurut dia semua orang itu mau berubah dan nilai kesuksesan itu bukan untuk memecat atau mengganti orang karena semua orang bisa melakukannya.

“Tetapi yang ingin kita lakukan itu merubah orang dari tidak bisa menjadi bisa. Dari tidak paham menjadi paham, dan tidak bergerak menjadi bergerak. Inilah yang akan kita lakukan kedepan kepada masyarakat agar ada kesadaran terhadap kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Di tempat yang sama anggota DPRD Kota Kendari Fitrianti Rifai menerangkan, sesuai fakta yang terdapat di lapangan ternyata masih banyak masyarakat yang kurang kesadaran diri dengan membuang sampah langsung di kali.
“Sampah yang ada dalam kali itu, ada karena tidak ada kesadaran diri dari masyarakat,” herannya.
Olehnya itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar ada kesadaran diri untuk selalu berpartisipasi janganlah membuang sampah sembarang di kali, karena yang akan mengalami dampaknya adalah masyarakat sendiri.
“Harapan saya kedepan kepada semua masyarakat Kota Kendari untuk berpartisipasi dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dan muda-mudahan langkah saat ini menjadi langkah awal dari kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah lagi di kali,” harap salah satu politisi PKS ini.
Untuk informasi kegiatan ini melibatkan instansi terkait Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, TNI, Kepolisian, Komunitas Peduli Sugai, BFF serta masyarakat Kendari Barat.
Reporter : Haerun
Editor : Aso







