
SAR Kolaka melakukan pencarian korban hilang terseret arus.
Kendari, Inilahsultra.com – Satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan satu anak terseret banjir bandang di Desa Bataganda Kabupaten Kolaka Utara, Sabtu 31 Maret 2018.
Humas Search And Rescue (SAR) Kendari Wahyudi mengaku, sekira pukul 13.00 WITA, pihaknya mendapatkan laporan dari Kepala BPBD Kolut bahwa pada pukul 11.50 WITA, korban bernama Asdar (30) terbawa arus saat rumahnya dihantam longsor.
“Longsoran menghantam rumah korban dan menyeret rumah hingga masuk ke sungai,” ungkap Wahyudi, Sabtu 31 Maret 2018.
Selain Asdar, longsor turut menyeret anaknya, Reski Syahputra (10) dan istrinya Muliati (30).
Awalnya, anaknya ditemukan diduga dalam keadaaan meninggal. Namun, berdasarkan informasi terakhir, Putra dinyatakan selamat dan dirawat di Rumah Sakit Jafar Harun Lasusua.
“Pada pukul 13.15 WITA satu tim rescue Pos SAR Kolaka dengan menggunakan satu unit rescue car beserta peralatan pendukung lainnya diberangkatkan menuju TKM untuk melakukan koordinasi dan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan tersebut,” katanya.
Hingga pukul 18.20 WITA dan hari ini, kata Wahyudi, korban belum ditemukan, operasi dilanjutkan hari ini.
Wahyudi menyebut, tim akan kembali ditambah untuk memudahkan pencarian korban yang diduga terseret bersama potongan kayu besar sisa banjir bandang.
“Pada pukul 06.00 WITA Tim rescue Pos SAR Kolaka bersama unsur yang terlibat kembali melanjutkan ops H2 pencarian terhadap satu orang hilang warga Desa Batu Ganda Kabupaten Kolaka Utara. Lokasi pencarian berada pada koordinat 03 30’ 58”S – 120 57’ 50”E,” tuturnya.
Unsur yg terlibat di lapangan, Polres Kolut, Koramil Kolut, Dinas Kesehatan Kolut, PMI Kolut, BPBD Kolut, Pramuka Kolut dan masyarakat setempat.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




