
LM Rajiun Tumada
Kendari, Inilahsultra.com – Sejak Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada menabuhkan gendang tarung di Kabupaten Muna, konstalasi politik di bumi sowite itu kian hangat.
Rajiun, siap menantang Bupati Muna LM Rusman Emba pada Pilkada Muna 2020 nanti.
Imbasnya, saling serang pendukung di media sosial mulai terjadi. Sebab, Rajiun sudah mulai akrab turun silaturahmi berikut menggelar kegiatan sosial di daerah tetangganya itu.
Bagi Rajiun Center, kegiatan Bupati Mubar di Kabupaten Muna bukan untuk menciptakan kegaduhan apalagi dalam hal kegiatan positif.
“Jamgan diasumsikan membuat kegaduhan. Kegiatan yang dilakukan Bupati Mubar di Muna karena undangan masyarakat dan hal itu bentuk silaturahim sosial. Jadi jika pihak Pemda Muna menafsirkan negatif kegiatan kegiatan sosial Rajiun Tumada karena mereka paranoid sosial ini penyakit baru yang belum ada obatnya,” ungkap Direktur Rajiun Center, La Ode Rahmat Apiti, Jumat 6 April 2018.
Harusnya, lanjut Rahmat, Pemda Muna bersyukur karena agenda silaturahim sosial masyarakat begitu bagus terbina.
“Ada ketakutan yang justru mereka sendiri yang mencipatkan isu kegaduhan. Yang patut juga diketahui selama ini pak Rajiun datang ke Muna karena diundang masyarakat Muna,” jelasnya.
Menurutnya, menjadi aneh kalau kunjungan silaturahim Rajiun dijadikan momok oleh Pemda Muna.
“Atau mungkin salah satu program Pemda Muna “memutuskan” silaturahim sosial?,” ujarnya.
Baiknya, kata Rahmat, Pemda Muna melakukan tobat sosial sehingga tidak alergi dengan agenda sosial kemasyarakatan.
“Ini juga menunjukkan kalau jiwa solidaridas Pemda Muna mengalami erosi. Sebaiknya Humas Pemda Muna jangan memprofokasi diri sendiri untuk mencipatkan kegaduhan dalam rumah sendiri,” tuturnya.
Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman




