
Baubau, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menggelar rapat tertutup dengan Badan Pemeriksa Keuangab (BPK) RI Perwakilan Sultra di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu 11 April 2018. Acara itu dirangkaikan dengan rapat evaluasi serapan anggaran pembangunan yang fokus pada Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018.
Insan pers tidak diperbolehkan masuk untuk liputan atau mengambil gambar dan hanya bisa mengkonfirmasi setelah rapat selesai.
Pj Wali Kota Baubau Hado Hasina menuturkan, dalam rapat itu masih ada beberapa kendala yang harus diselesaikan. Karena tim dalam pelaksanaannya nanti harus terbentuk dulu, terutama terkait DAK swakelola untuk pendidikan.
“Kan dulu SMP, SMA itu kan ada konsultannya. Sekarang semua pakai swakelola. Jadi yang akan merencanakan dan mengawasi itu tim pendamping namanya. Modelnya dirubah semua oleh pusat, tidak ada tender kalau itu Diknas,” ungkap Hado usai rapat.
Kata dia, DAK untuk swakelola bernilai puluhan miliar yang di kelola oleh beberapa SKPD membawa dampak positif bagi daerah. Selain itu, masyarakat juga langsung merasakan pembangunan itu.
“Kalau Diknas itu untuk rehab-rehab sekolah, perbaikan-perbaikan gedung sekolah. Dinas PU juga ada swakelola, MCK-plus yang dikelola masyarakat tanpa proses tender karena lahannya disiapkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din




