
Kendari, Inilahsultra.com – Ketua tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU kabupaten/kota wilayah Sultra 3, Muhammad Alim Marhadi mengharapkan kerja sama tim dokter pemeriksa kesehatan agar dapat merekomendasikan calon-calon komisioner KPU yang betul-betul sehat jasmani.
Menurut Alim Marhadi, khusus di wilayah Sultra 3, semua tahapan seleksi, mulai dari penelitian administrasi hingga tes psikologi sudah berjalan secara normal. Peserta yang lulus di setiap tahapan tersebut adalah mereka yang layak dan pantas, bukan karena ada upaya menzalimi peserta lain.
Saat ini, kata dia, nasib calon anggota KPU berada di tangan tim dokter. Sesi pemeriksa kesehatan sudah dilakukan, dilanjutkan dengan tes narkoba di BNN pada tanggal 16 April sampai dengan 17 April 2018.
Khusus untuk pemeriksaan kesehatan, lanjut Alim Marhadi, tim dokter hanya menyimpulkan bahwa yang bersangkutan memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat. Karena itu, ia berharap, yang direkomendasikan adalah mereka yang memenuhi syarat kesehatan.
Karena menurutnya, hal itu berkaitan dengan semangat dan kualitas kerja dalam menjalankan tugas-tugas sebagai komisoner penyelenggara pemilihan nanti.
“Kami sangat mengharapkan, dalam tes kesehatan ini bisa berjalan normal seperti tahapan lain. Tidak abnormal. Tidak ada ruang lobi atau intervensi yang berpotensi mempengaruhi hasil sesungguhnya,” kata Alim Marhadi, via ponselnya, Minggu, 15 April 2018.
Bukannya khawatir jika dokter bisa dilobi atau diintervensi oleh pihak-pihak tertentu, melainkan, Alim Marhadi menyampaikan ini untuk sekadar saling mengingatkan dalam hal kebaikan.
Bahkan, Ketua Satgas Keamanan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari ini sesungguhnya merasa yakin dan percaya bahwa tim dokter dalam melakukan tugasnya senantiasa mengedepankan nilai-nilai profesionalitas dan menjunjung tinggi kode etik profesi mereka.
Sekali lagi, mantan Ketua Korcab PMII Sultra ini sangat mengharapkan kerja sama dari tim dokter dalam mendukung pelaksanaan seleksi agar dapat menghasilkan calon-calon anggota KPU yang kompoten, berintegritas, berkepribadian yang baik, serta sehat jasmani dan rohani.
“Bukan saja kepada tim dokter, kami juga mengharapkan dukungan semua pihak agar proses seleksi ini bisa berjalan dengan baik, tanpa ada permainan-permainan,” harapnya.
Penulis: Jumaddin Arif




