Gas Elpiji 3 Kg di Kendari Langka dan Mahal

937
Gas elpiji 3 kg langka di Kota Kendari.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Masyarakat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dibuat resah dengan langkanya bahan bakar dapur; gas elpiji 3 kg. Kalau pun dapat, harganya mahal.

-Advertisements-

Salah seorang ibu rumah tangga, Ani, mengeluhkan langkanya gas elpiji di wilayahnya, Kecamatan Poasia. Menurutnya, sudah dua hari dirinya berburu gas namun belum dapat. Stok di pengecer ataupun pangkalan kosong.

“Dari kemarin habis gas di rumah. Sudah keliling juga tapi tidak dapat,” keluhnya. Beruntung di rumahnya masih ada kompor Hock berbahan bakar minyak tanah yang selama ini menjadi dapur cadangan.

Ani tidak mengetahui penyebab langkanya kebutuhan rumah tangga itu. Namun, menurut keterangan dari beberapa pangkalan dan pengecer yang didatanginya, gas langka sejak dua pekan terakhir.

Seorang pengecer, Wawan, mengaku, gas elpiji 3 kg susah dicari. Kalaupun dapat, harganya yang mahal. Biasanya, harga di pangkalan hanya Rp 18 ribu per tabung, di tingkat pengecer sudah mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung.

“Ada itu (gas), kebetulan tinggal dua,” kata Wawan, di warungnya, Selasa, 17 April 2018. Wawan menjual gasnya dengan harga Rp 27 ribu. Alasannya, ia juga membeli tabung gas seharga Rp 25 ribu dengan cara menyisir beberapa wilayah Kota Kendari.

“Tadi malam saya keliling cari, mulai dari kota sampai Bungkutoko. Di kota mahal, ada sampai Rp 30 ribu harganya. Saya dapat di Bungkutoko Rp 25 ribu per tabung. Saya bawa pulang 30 tabung, tinggal dua, yang lain sudah laku,” katanya.

Dengan mobil pribadinya, Wawan rela keliling kota mencari gas untuk sekedar memenuhi kebutuhan para pelanggannya. Dia berharap, kondisi kelangkaan gas ini dapat segera teratasi.

Penulis: Jumaddin Arif

 

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...