Pelantikan Bupati Buton Dibiarkan Mengambang, Dewan Bakal Evaluasi Kinerja PJ Gubernur

896

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja PJ Gubernur Sulawesi Tenggara, Teguh Setyabudi. Agenda evaluasi disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sultra, Laode Muh Taufan Besi saat diwawancarai awak Inilahsultra.com, Senin 29 April 2018.

“Kita akan nilai (evaluasi,red) saat perubahan anggaran. Apakah pro rakyat atau tidak. Kita belum bisa beri penilaian soal itu sekarang,” kata politisi Demokrat itu.

- Advertisement -

Diakui Taufan, nyaris belum ada hal signifikan direalisasikan Teguh selang dua bulan memimpin Sultra. Bahkan permasalahan ril pemerintahan terjadi di Sultra salah satunya agenda pelantikan Bupati Buton defenitif masih mengambang hingga kini.

“Kita harus fair belum ada pembangunan yang bersangkutan lakukan,” ujar Taufan.

Ada kesan pembiaran oleh pemerintah provinsi Sultra dalam hal ini PJ Gubernur Sultra. Menurut Taufan, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Teguh tak bisa mengambil sikap tegas menyusul ketidakjelasan pelantikan Bupati Buton Defenitif.

“Kita minta PJ (Gubernur, red) tegas. PJ jangan ada pembiaran. Harus tegas. Ini pelanggaran undang-undang kalau yang bersangkutan (La Bakry) memang tidak mau dilantik ya dipecat,” cetus Taufan

Padahal, sebagai “Ring 1” Kemendagri, jelas Taufan, Teguh harusnya bisa mempresure agar persoalan pelantikan Bupati defenitif bisa diproses secepatnya.

Sejalan dengan itu, terkait kegagalan Kepala BPSDM Kemendagri ini mempertahankan Proyek Bendungan Pelosika Sultra dalam daftar Proyek Strategis Nasional di pusat, Taufan memberi jawaban.

“Saya pikir semua proses tidak bisa dikaitkan beliau. Sekali lagi kita belum bisa menilai dalam kurun dua bulan. Pada saat APBD perubahan akan diliat kinerjanya,” ujarnya.

Reporter : Siti Marlina

Editor      : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...