Sampah Berserakan di Bahu Jalan, Bupati Butur Diminta Evaluasi Kinerja DLH

627
Tampak sampah yang berserakan di bahu jalan di Ereke.

Buranga, Inilahsultra.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buton Utara (Butur) dibawah kepemimpinan Tayeb belum bisa mengatasi persoalan sampah. Beberapa tempat di ruas jalan terlihat tumpukan sampah yang sudah sangat membusuk.

Bahkan, sampah-sampah itu sudah cukup lama tak pernah diangkut petugas kebersihan. Misalnya saja di Kelurahan Wandaka, Saraea, dan Wasalabose, sejumlah pengendara sepeda motor dan pejalan kaki merasa tergganggu dengan banyaknya sampah yang sudah hampir menutupi ruas jalan.

- Advertisement -

Pantauan awak media Inilahsultra.com, Jum’at, 4 Mei 2018 sampah yang menumpuk tersebut terlihat berserakan di badan jalan dan menyebarkan bau busuk, sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat yang ingin namanya diinisialkan AG mengatakan, terkadang sampah tersebut dibiarkan dan sesekali saja diangkat oleh petugas pengangkut sampah. Atas kondisi itu, ia merasa tidak nyaman dan risih dengan  tumpukan sampah, apa lagi menyebarkan bau busuk.

“Kita sudah bolak balik memasang tanda larangan dan menyampaikan pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi sampah itu. Sepertinya mereka hanya tutup mata,” ujarnya.

Atas persoalan itu, AG mengharap kepada Bupati Butur Abu Hasan untuk mengevaluasi kinerja pimpinan DLH.

“Hanya persoalan sampah saja tidak bisa diatasi. Padahal Ereke ini kan tidak luas. Makanya kami harap bupati dapat mengevaluasi instansi ini,” harapnya.

Sementara itu, DLH Butur melalui Kabid Pengendalian  Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan La Ubo, mengaku saat ini mengalami kekurangan armada untuk mengangkut sampah.

“Kita memiliki empat armada, satu armada lagi dalam perbaikan dan yang satunya rusak di parkir di belakang kantor, serta duanya lagi beroperasi.” katanya.

Sebelumnya puluhan honorer instansi tersebut mengadu di Polsek Kulisusu karena gajinya mereka selama 4 bulan tak pernah diberikan. Kondisi ini apakah mempengaruhi tenaga kebersihan ?, La Ubo membantah hal itu.

Ia mengaku, tak diangkutnya sampah-sampah  tersebut bukan karena kekurangan personil. “Kendalanya kekurangan di armada, sementara personil pengangkut sampah cukup,” tegasnya.

Reporter : Armawan

Editor      : Aso

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...