
Kendari, Inilahsultra.com – Tak seperti di hari biasanya, aparat kepolisian bersenjata lengkap terlihat menjaga pintu gerbang masuk Kantor Gubernur Sultra.
Penjagaan ketat ini dilakukan polisi berkaitan dengan diselenggarakannya debat calon gubernur dan calon wakil gubernur Sultra 2018 yang kebetulan lokasinya dilaksanakan di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra.
Setiap tamu undangan maupun jurnalis yang hendak meliput harus melalui tiga ring pemeriksaan.
Di pintu masuk, setiap orang yang tak memiliki id card atau undangan dilarang masuk.
Pun, kendaraan roda dua dilarang untuk memasuki area kantor gubernur.


Akibatnya, beberapa pemilik motor terpaksa menyandarkan kendaraannya di pinggir jalan lalu berjalan kaki menuju area kantor yang jaraknya sekira 200 meter.
Untuk masuk di aula, tamu kembali diperiksa aparat menggunakan metal detektor. Segala benda yang dianggap berbahaya dikeluarkan.
Direktur Sabara Polda Sultra Kombes Pol Budi Warsono mengaku, total pasukan yang dikerahkan dalam pengamanan debat cagub jilid dua ini sebanyak 983 orang yang terdiri dari personel dari Polda Sultra, Brimob dan Polres Kendari.
“Ditambah dengan perbantuan dari TNI sebanyak 150 personel. Semua sudah siap di posisi masing-masing,” katanya, Minggu 6 Mei 2018.
Menurut dia, pengamanan malam ini diberlakukan tiga ring. Biasanya, kata dia, sering terjadi permasalahan di ring satu.
“Biasanya di pintu masuk. Berdasarkan ketentuan KPU mereka boleh masuk punya id card,” katanya.
Setiap pasang kandidat membawa 100 orang sebagai tim hore dalam debat. Namun, bila ada yang tidak dikendalikan maka dikeluarkan dari arena debat.
Ia melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan di lokasi hingga benar-benar kondusif.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman





