Masyarakat Butur Kesal, Jelang Puasa ‘Penyakit’ PLN Ereke Kembali Kambuh

Kantor PLN Unit Ereke, Buton Utara.

Buranga, Inilahsultra.com– ‘Penyakit’ Perusahaan Listrik Negara (PLN) unit Ereke Kabupaten Buton Utara (Butur) kembali kambuh. Pasalnya, asal menjelang atau memasuki bulan puasa perusahaan milik negara tersebut melakukan pemadaman bergilir.

Akibat dari pemadaman itu, tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Masyarakat merasa dirugikan akibat seringnya lampu listrik PLN padam mendadak, hingga membuat suasana rumah gelap dan anak sekolah tidak bisa belajar dengan baik.

Masyarakat juga menyatakan kekhawatiran rusaknya peralatan elektronik mereka akibat seringnya listrik padam.

-Advertisement-

Wawan (36) warga Kelurahan Wandaka Kecamatan Kulisusu mengatakan, pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN sudah terjadi sejak satu minggu terakhir.

“Pemadaman ini sudah satu minggu ini terjadi. Pemadamannnya juga tidak beraturan,” ucap Wawan, Rabu 9 Mei 2018.

Dia pun merasa kesal atas kondisi itu. Sebabnya, pemadaman sering terjadi asal memasuki bulan puasa. “Asal memasuki bulan puasa pasti dilakukan pemadaman. Apa ini sebenarnya. Tiap tahun begini terus,” kesalnya.

Olehnya itu, ia berharap pihak PLN secepatnya mengatasi masalah tersebut. “Kami harap pemadaman ini segera diatasi, apalagi bulan puasa sudah dekat. Tentunya kalau masih berlanjut, ini akan kembali mengganggu usaha dan aktivitas ibadah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PLN unit Ereke melalui Supervesor Teknik Pelayanan Saban Lababu mengungkapkan, alasan kerap dilakukan pemadaman listrik karena ada sejumlah kerusakan pada pembangkit. Akan tetapi, kini kerusakan teknis itu sudah dalam proses perbaikan.

“Kita punya daya mesin sekarang pas-pasan. Kalau ada salah satu gangguan otomatis ada pemadaman, entah siang atau malam. Seperti halnya tadi lagi, akinya jebol,” ungkap Saban ketika ditemui di kantornya.

Saban menerangkan, mesin baru yang beroperasi saat ini dua unit dan mesin lama sisah satu unit. Sedangkan, untuk mengatasi pemenuhan kebutuhan listrik di Ereke butuh 1 Mega Watt.

“Agar bisa ganti-gantian. Karena yang terpasang 5,6 Mega Watt tetapi kemampuannya hanya 2 Mega Watt. Biarpun mesin baru, tetapi kalau beroperasi terus menerus tanpa ada stopnya, pasti tidak akan mampu. Jelasnya dimaksimalkan agar bisa menyala, jika ada pemadaman berarti sudah tidak ada jalan,” urainya.

Kendati demikian, memasuki bulan puasa nanti, pihaknya berjanji akan mengusahakan supaya tidak ada pemadaman.

“Kita berdoa mudah-mudahan dalam bulan puasa tidak ada pemadaman. kalaupun ada tidak seperti tahun-tahun lalu. Sebetulnya PLN tidak menginginkan pemadaman inu terjadi,” ucapnya.

Reporter : Armawan

Editor      : Aso

Facebook Comments