
Baubau, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau menggelar debat publik Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Baubau, Sabtu malam 12 Mei 2018. Dalam debat, ada lima pasangan calon (Paslon) beradu visi misi.
Kegiatan tersebut mendapat pengamanan dari ratusan aparat TNI/Polri dengan menyiagakan 213 personil gabungan yang terdiri dari 123 personil dari Polres Baubau dibantu 30 personil dari Brimob Batauga, 30 personil Polres Buton dan 30 personil Kodim 1413 Buton.
Debat untuk mengetahui program unggulan dari masing-masing Paslon itu berlangsung selama dua jam yakni mulai pukul 20.00 – 22.00 wita. Empat panelis dihadirkan KPU yakni Prof Dr Hasanuddin Buah SE Msi (UI), Prof Dr Ir Sumbangan Badja M Phil (Unhas), Prof Ir H. La Sara Msi Phd (UHO), Prof Dr Susanto Zuhdi M hum (UHO).
Paslon nomor urut satu, Roslina-Yasin (RossY) berjanji mewujudkan Kota Baubau pada lima tahun sebagai kota nyaman, sejahtera, berbudaya yang bertumpu pada kearifan lokal berdaya saing.
“Program unggulan (prioritas) merupakan sekumpulan progam pembangunan yang menjadi kunci keberhasilan dalam upaya mewujudkan visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan Kota Baubau Tahun 2018-2023, yang kesemuanya saling memiliki keterkaitan erat. Program-program unggulan yang terkait dengan Baubau semua terimplementasi dalam visi misi kami,” tutur Roslina Rahim.
Paslon nomor urut dua, Tamrin- Monianse (Tampil Manis) juga mempunyai program unggulan yang dikemas pada enam misi. Diantaranya mewujudkan Baubau sebagai Kota Tertib, mewujudkan Baubau sebagai Kota Aman, mewujudkan Kota Baubau sebagai Kota Maju, mewujudkan Kota Baubau sebagai kota populer, mewujudkan Kota Baubau sebagai Kota Indah serta mewujudkan Kota Baubau sebagai kota Lancar.
“Pembangunan jangka panjang Kota Baubau 2018-2023 secara konseptual yang diilhami oleh nilai luhur budaya Buton diantaranya, Pembangunan Kualitas Sumber Daya Manusia, Revalisasi Pemerintahan Daerah, Pembangunan Ekonomi, Pembangunan Kebudayaan dan Mempercepat Pembangunan infrastruktur,” papar As Tamrin.
Sementara itu, Paslon nomor urut tiga, Maasra Manarfa-Ikhsan Ismail (Mama Ikhlas) ingin mewujudkan kota Baubau sebagai pusat perdagangan dengan pelayanan jasa yang nyaman, maju, sejahtera dan berbudaya pada tahun 2023, melalui program unggulan yang dikemas dalam visi “Kota Baubau Berdaya Saing, Yang Sejahtera dan Yang Berbudaya”.
“Misi lima tahun kedepan adalah Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Budaya, Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Ekonomi, Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Ramah, Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Agamis, Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Damai, Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Aman dan Mewujudkan kota Baubau sebagai kota Bahagia,” beber Maasra Manarfa.
Paslon nomor urut empat, Yusran Fahim-Ahmad (HYF-Ahmad), menginginkan Kota Baubau sebagai kota Perdagangan dan Pelayanan jasa dengan memanfaatkan nilai nilai religius dan budaya lokal menuju Masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
Pasangan nomor empat ini mempunyai tujuh misi yang menjadi program unggulan mereka. “Mengukuhkan peran dan posisi Kota Baubau sebagai simpul perdagangan dan pelayanan jasa yang berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan,” ujar Yusran Fahim menyebutkan salah satu misinya.
Kemudian, Paslon nomor urut lima yakni Ibrahim Marsela dan Ilyas (IBM-Ilyas), ingin mewujudkan kota Baubau menuju kota Lima Dimensi, Kota Baubau sebagai kota Budaya, Kota Pendidikan, Kota Dagang, Kota Industri dan Kota Pelabuhan melalui pemerintahan dan pembangunan yang demokratis, adil untuk sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.
Pasangan nomor urut lima ini mempunyai misi yang tak kalah strategis dengan Paslon lainnya. Hal itu dibuktikan dengan mempunyai tujuh misi dalam membangun Kota Baubau yang salah satunya memastikan pelayanan pemerintahan yang berkualitas, efisien, efektif dan berwawasan interprenur.
“Dibagi dua bidang yakni bidang Pemerintahan dengan meningkatkan kualitas kawasan perkantoran, kesejahteraan bagi PNS, meningkatkan kapasitas PNS, membangun sistem pelayanan pemerintahan yang profesional dan membangun Birokrasi sebagai pelayanan suri tauladan untuk memberikan rasa aman, adil dan merata kepada masyarakat. Kemudian bidang Pembangunan yakni pembangunan Kota Dagang, Pembangunan Kota Industri, Pembangunan Kota Budaya, Pembangunan Kota Pendidikan, Pembangunan kota Pelabuhan,” pungkas Ibrahim.
Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din
Facebook Comments




