Pengurus Koperasi di Mubar Diajarkan Pengelolaan Perkoperasian

400
 

Suasana sosialisasi pengelolaan koperasi di Muna Barat

Laworo, Inilahsultra.com – Untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi, Dinas Koperasi Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggelar sosialisasi prinsip-prinsip pemahaman perkoperasian.

- Advertisement -

Kegiatan ini diadakan di balai pertemuan Kantor Camat Kusambi, Kabupaten Mubar, Senin 4 Mei 2018.

Sosialisasi imi dihadiri sekitar 250 peserta yang merupakan seluruh pengurus koperasi unit desa se-Muna Barat, dengan menghadirkan pemateri kepala Monitoring Evaluasi Pelaporan dan Data Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra Jaya Tahir.

Jaya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakar baik yang sudah menjadi anggota maupun calon anggota koperasi tentang perkoperasian.

Selain itu, mengajak masyarakat untuk berkoperasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk membetuk suatu unit badan usaha harus punya legalitas dalam hal ini harus mempunyai payung hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Burhanudin mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkembangkan semangat berkoperasi.

Dalam pengembangan koperasi, Burhanuddin mengarahkan pada penguatan kelembagaan, usaha dan pengembangan partisipasi anggota koperasi untuk mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri dan berkembang melalui kerjasama anggota sesuai amanah Undang-Undang Perkoperasian Nomor 25 Tahun 1992.

“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini ada keinginan masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kemasyarakatan,” harapnya.

Pengembangan ekonomi kemasyarakatan ini, kata dia, merupakan visi dan misi Bupati Mubar LM Rajiun Tumada.

“Bupati membangun komitmen dengan dinas koperasi supaya masyarakat Muna Barat bisa sejahtera. Selama kepemimpinan Rajiun Tumada semangat perkoperasian selalu menunjukan peningkatan yang sangat signifikan,” katanya sesumbar.

Ia mengklaim, terjadi kenaikan 100 persen usaha kecil menengah. Berdasarkan data dinas, koperasi unit desa se-Mubar sebanyak 225, yang aktif sekitar 70 persen.

“Ini berdasarkan data yang kita lihat dari tahun ketahun,” klaimnya.

Setelah sosialisasi ini, kata dia, akan ada lagi pelatihan yakni, akuntansi, koperasi, pelatihan pelaksana rapat anggota (RAT), pelatihan badan pengawas dan pelatihan badan pengelolah.

“Tujuanya adalah supaya seluruh pengurus koperasi bisa memahami kinerjanya masing-masing dan bisa meningkatkan kinerja dari pada koperasi itu sendiri,” tuturnya.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...