H-1 Puasa, Disperindagkop Bersama Satpol PP Tertibkan THM di Kota Kendari 

760
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Kendari, Ida Rianti (tengah) didampingi Kasat Pol PP Amir Hasan saat melakukan penertiban disalah satu THM di Kota Kendari, Selasa malam, 15 Mei 2018. Dari hasil sidak ditemukan THM yang masih melayani pembeli minuman beralkohol.

Kendari, Inilahsultra.com – Satu hari menjelang pembukaan puasa, Pemerintah Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop-UMKM), bersama Satpol PP melakukan operasi penertiban tempat hiburan malam (THM) dan penjual minuman beralkohol, Selasa malam, 15 Mei 2018.

Tujuan penertiban tersebut untuk meminimalisir gangguan yang terjadi selama berjalanya ibadah puasa. Serta menghargai dan menciptakan keharmonisan antar umat beragama selama bulan Ramadhan di Kota Kendari.

- Advertisement -

Adapun beberapa sasaran THM dan penjual minuman beralkohol yang jadi sasaran antara lain, Delta Karaoke, Spazio, Wixel, Banggi Copi, dan Coffe and Chef yang ada di Winstar Hotel.

Kabid Perdagangan Disperindagkop-UMKM Kota Kendari, Ida Rianti usai melakukan penertiban mengatakan, operasi tersebut menindaklanjuti surat Perintah Peraturan Menteri Perdagangan nomor 20 tahun 2014 dan Peraturan Daerah Kota Kendari Nomor 300 tahun 2018 bahwa, tiga hari sebelum pembukaan bulan suci ramadhan THM dan penjual minuman keras beralkohol harus tutup. Kemudian, nanti tiga hari sesudah Idul Fitri THM dan penjual minuman beralkohol bisa menjalankan kembali lagi usahanya seperti biasanya.

Sebelum adanya penertiban di lapangan terlebih dahulu pemerintah setempat mengedarkan surat edaran tersebutsejak tanggal 13 Mei yang lalu. Namun faktanya, sesuai temuan di lapangan masih ada yang menjalankan proses jual beli minuman beralkohol, bahkan masih melayani pelanggan seperti di Banggi Copi dan Coffe and Cofi di Winstar Hotel.

“Pihak Banggi Copi mengaku sudah menerima surat edaran, namun masih membuka penjualan minumam beralkohol. Sementara di Winstar Hotel beralasan belum menerima surat edaran sehingga mereka masi melakukan penjualan minuman beralkohol,” katanya.

Olehnya itu, pihaknya memberikan surat teguran dan pemiliknya menandatangani surat pernyataan.

“Kami telah berikan surat teguran dan kita langsung menyita beberapa botol minumam keras. Kemudian kami akan memanggil pemilik tempat tersebut untuk datang di kantor agar menandatanggani surat pernyataan. Untuk THM seperti karaoke-karaoke dan lain-lain kita sudah melakukam penyisiran tadi, tapi sudah tutup semuanya,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Amir Hasan mengungkapkan, Pol PP sebagai penegak Perda, apabila dalam intruksi Perda tersebut tidak diindahkan oleh THM dan para penjual minuman beralkohol selama bulan suci ramadhan, akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami Satpol PP bersama Disperindagkop akan terus melakukan pengawasan. Apabila ada yang didapatkan akan kita berikan sanksi tegas berupa pembekuan izin atau pencabutan izin usahanya,” tegas Amir.

 

Reporter : Haerun

Editor      : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...