Sebagian orang akan ‘membalas dendam’ ketika berbuka puasa dengan makan secara rakus, tanpa memikirkan apa yang akan terjadi jika lambung diasupi dengan sederetan makanan tanpa ada jeda istirahat. Disaat perut sudah terasa kenyang, maka biasanya orang akan mudah mengantuk sehingga memilih untuk tidur sejenak lalu kemudian melanjutkan ibadah sholat.
Disaat tiduran atau rebahan sehabis makan, lambung akan memberikan sinyal yang buruk. Olehnya itu, dilansir dari Job-Like.com untuk terus menjaga lambung tetap sehat, maka lakukan yang dianjurkan dokter berikut ini:
1. Jangan Biasakan Tidur Usai Sahur
Konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari FKUI/RSCM, Dr. dr. Ari Fahrial Syam mengatakan, beberapa kebiasaan di bulan Ramadan memang cenderung menyebabkan refluks asam lambung, seperti misalnya langsung tidur setelah sahur.
“Ada sebagian orang Muslim yang langsung tidur setelah sahur. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan yang pada akhirnya bisa menyebabkan masalah pada saluran cerna atas mereka,” katanya.
2. Hindari ‘Balas Dendam’ atau Makan Berlebihan
Kemudian dr. Ari mengungkapkan, ada kebiasaan buruk lain yang juga sering dilakukan pada saat Ramadan yaitu makan terlalu berlebihan pada saat berbuka, diikuti dengan merokok.
“Dengan melakukan ini, sebenarnya meningkatkan risiko untuk terjadinya masalah pada lambung seperti dispepsia dan terutama jika sudah mempunyai penyakit maag sebelumnya,” ungkapnya.
Oleh karena itu, dr. Ari menjelaskan sebaiknya ketika berbuka, makan dengan porsi sedang. Sebelumnya bisa dimulai dengan makanan ringan dalam porsi kecil, lalu menunggu hingga setelah sholat Magrib sebelum melanjutkan dengan makanan utama setelah sholat Maghrib dan sebelum sholat Tarawih. Tetapi tetap dengan jumlah yang tidak berlebihan.
“Budaya ‘balas dendam’ dengan berpikir untuk menggandakan makan siang dan makan malam saat berbuka harus dihindari. Membiasakan diri untuk berhenti makan dua jam sebelum tidur agar pencernaan bisa bekerja optimal,” ujarnya.
3. Biasakan Berbuka Puasa dengan Makanan Mengandung Glukosa
Ketika berbuka puasa, biasakan mengasupi makanan yang mengandung glukosa setelah seharian kehilangan kadar gula. Baru diikuti dengan makan berat seperti nasi dan lauk pauk, dengan porsi yang sewajarnya dan ditutupi dengan minuman manis seperti es buah, kolak pisang, dan lain-lain.
Setelah sudah terasa kenyang, lebih baik duduk sambil menonton televisi sambil menunggu waktu untuk beribadah.*
Editor : Aso




