Virtue Dragon Kirim 46 Tenaga Kerja Lokal Indonesia Belajar ke Cina

Bacakan

Puluhan pekerja lokal di VDNI Morosi siap diberangkatkan belajar ke Cina

Kendari, Inilahsultra.com – PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) Morosi Kabupaten Konawe mengirim 46 tenaga kerja lokalnya untuk belajar ke Cina, Minggu 20 Mei 2018.

-Advertisement-

Sebelum diberangkatkan, puluhan tenaga kerja Indonesia yang bekerja di PT VDNI terlebih dulu discranning oleh pihak perusahaan di Aula Serbaguna Bandar Udara Halu Oleo Kendari.

Branch Manager PT VDNI Chairrillah Widjan mengaku, pengiriman TKI ke Tiongkok ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam rangka meningkatkan keahlian, pengetahuan dan kemampuan tenaga kerja lokalnya.

“Ini sebagai bentuk program pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja lokal,” ungkapnya.

Rencananya, lanjut dia, pada tahun ini akan mengirim 80 orang tenaga kerja lokal putra daerah untuk belajar di Universitas terkenal di negeri Cina.

Sebanyak 46 pekerja lokal ini akan belajar dan menempuh pendidikan di jurusan peleburan logam di Universitas Yunnan Kunming Metalurgical.

Sedangkan 34 orang yang rencananya akan diberangkatkan pada September 2018 akan belajar di Jurusan pembangkit listrik di Yancheng Institute of Technology.

“Program pendidikan tersebut berlangsung selama 1 tahun,” jelasnya.

Ia menjelaskan, program ini merupakan bagian dari program alih tehnologi dari tenaga kerja asing kepada tenaga kerja Indonesia.

“Diharapkan setelah pulang menempuh pendidikan di Negeri Cina, tenaga kerja lokal putra daerah ini akan bisa mengimplementasikan keahliannya dengan mengoperasikan bagian-bagian penting dari proses produksi di smleter dan PLTU,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Konawe Joni Tisi menganggap, manajemen PT VDNI telah memberikan perhatian besar kepada tenaga kerja Indonesia, berupa pengiriman pekerja ini.

“Selama ini kan kita dinomorduakan. Sekarang diberangkatkan untuk pergi belajar ke Cina,” katanya.

Ia berharap, tenaga kerja lokal yang dikirim ini bisa menimba ilmu secara maksimal di negeri tirai bambu.

Sementara itu, Rully, pekerja di PT VDNI mengaku sangat bersyukur atas program dari perusahaan yang mengirim pekerjanya untuk belajar ke luar negeri.

“Sebagai putra daerah konawe pada khususnya dan sulwesi tenggara pada umumnya, merupakan kebanggaan bagi saya terpilih untuk belajar di negeri China selama 1 tahun, yang mana seluruh biaya hidup dan pendidikan selama 1 tahun ditanggung oleh perusahaan,” katanya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments