Sasar Pemilih Pemula, Disduk Capil Kendari Lakukan Perekaman E-KTP di Sekolah

625
Proses perekaman E-KTP di MAN 1 Kendari, Rabu, 23 Mei 2018.

Kendari, Inilahsultra.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diskucapil) Kota Kendari turun langsung ke sekolah untuk melakukan perekaman data Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Perekaman itu menyasar pemilih pemula yang masih duduk di SMA dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pilcaleg) 2019.

Misalnya saja, Rabu, 23 Mei 2018 perekaman  E-KTP dilaksanakan di Madrasyah Aliya Negeri (MAN) 1
Kendari.  Selanjutanya, akan terus dilakukan terhadap sekolah-sekolah lain, dengan sasaran siswa-siswi kelas tiga yang akan memasuki usia 17 tahun menjelang pemilu 2019.

- Advertisement -

Administrator Data Base Diskucapil Kota Kendari Rahmat Basuri mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk memantapkan persiapan para pemilih pemula dalam menghadapi pilpres dan pilcaleg 2019 nanti. Pasalnya, surat keterangan (suket) sebagai pengganti KTP sementara tidak bisa lagi digunakan untuk menyalurkan hak pilih sebagai warga negara.

“Strategi seperti ini merupakan jemput bola bagi kami. Jadi kita itu mendatangi langsung sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK), karena dengan datang langsung di sekolah akan memudahkan kami untuk melakukan perekaman,” kata Rahmat Basuri.

Selain itu, langkah tersebut dianggap sebagai upaya mendekatkan kepada masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan pelayanan terutama wajib E-KTP. Hal ini juga menindaklanjuti surat edaran Mendagri kepada Bupati dan Walikota Nomor 471.13/5386/SJ tentang percepatan penyelesaian perekaman KTP Elektronik.

“Dengan menindaklanjuti surat dari Mendagri, kami tidak menargetkan berapa, kami akan berusaha mencapai 100 persen. Tapi yang pastinya perekaman adminstrasi kependudukan kita akan tuntaskan pada Juni 2019,” ungkapnya.

Sebagai pelayan masyarakat, sambung dia, Diskucapil Kota Kendari selalu memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat terkhusus kepada anak yang akan memasuki usia 17 tahun untuk tetap ikut perekamam.

“Siswa yang belum genap 17 tahun tetap kita lakukan perekaman, tapi KTP Elektroniknya akan dicetak ketika yang bersangkutan sudah berusia 17 tahun,” tuturnya.

Reporter : Haerun

Editor      : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...