
Laworo, Inilahsultra.com– Persentase kelulusan di SMPN 1 Wadaga Kabupaten Muna Barat (Mubar) mencapai 99 persen. Dari 83 siswa peserta Ujian Nasional (UN) ada satu orang yang tidak lulus.
Siswa yang tidak lulus itu atas nama Syamsir. Ia tak lulus lantaran tidak pernah ikut ujian baik ujian sekolah maupun ujian nasional karena ada gangguan kesehatan.
Syamsir sempat diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian, tapi tak pernah datang. Dengan demikian, secara otomatis tak memenuhi syarat untuk diluluskan.
“Dari pihak sekolah juga pernah mengunjungi di rumahnya Syamsir, untuk memastikan apa betul sakit atau tidak. Memang siswa ini lagi mengalami gangguan jiwa,” kata Kepsek SMPN 1 Wadaga, La Ute, Senin, 28 Mei 2018.
Ia pun sangat menyayangkan atas kondisi siswa tersebut. Padahal selama ini, beber La Ute Syamsir prestasinya sangat bagus. Bahkan nilainya selama ulangan dari kelas 7 sampai kelas 8 diatas rata – rata.
“Kita cuman berdoa semoga siswa kita yang lagi sakit cepat sembuh dan bisa mengikuti ujian tahun depan,” ujarnya.
Kepada siswa-siswi yang dinyatakan lulus, La Ite berpesan, agar tetap menjaga sikap ketika mulai memasuki jenjang yang lebih tinggi. Dalam artian, kebiasaan ketika masih duduk di bangku SMP untuk dihilangkan.
Pasalnya, menurut La Ute sekolah yang dipimpinnya itu selalu baik di mata masyarakat.
“Nama baik sekolah harus tetap dijaga. Selalu menjadi panutan buat sekolah-sekolah lain,” harap dia.
Di tempat yang sama, salah seorang guru yang bernama Marsia menyampaikan kepada para siswa yang telah menyelesaikan studinya di SMPN 1 Wadaga untuk terus berjuang dalam menlanjutkan ke jenjang SMA.
Kemudian, mewakili guru-guru lainnya, Marsia menyampaikan permohonan maaf kalau selama mengajar ada sesuatu hal yang tidak berkenan di hati siswa. Hal itu dilakukan, tidak lain hanya untuk melihat anak didiknya dapat berprestasi dalam segala hal.
“Sehingga kedepan bisa selalu berprestasi, dan bisa sukses dwngan membanggakan orang tua, bangsa dan negara,” tuturnya.
Reporter : Muh Alym
Editor : Aso




